13 Siswa SD di Sebatik Diduga Keracunan MBG, Ambulans Kurang, Mobil Camat Digunakan

·

·

Keracunan MBG di Pulau Sebatik, 13 Siswa SD Terkena Dampak

Sebanyak 13 siswa Sekolah Dasar (SD) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian ini terjadi di Kecamatan Sebatik Tengah dan Kecamatan Sebatik Timur, yang menyebabkan sejumlah Puskesmas kebanjiran pasien.

Puskesmas Sebatik Timur menjadi salah satu tempat penanganan kasus ini. Petugas medis mengatakan bahwa semua anak usia SD yang masuk ke Puskesmas mengalami gejala serupa, yaitu muntaber dan sakit perut. Penanggung jawab Puskesmas Sebatik Timur, Muhammad Akbar, mengatakan bahwa kasus ini mulai ditangani sejak pukul 16.30 WITA.

Banyaknya pasien membuat petugas Puskesmas cukup sibuk, sehingga belum ada keterangan lebih jauh mengenai seberapa parah kondisi para pasien dan bagaimana pengobatan dilakukan.

Mobil Dinas Camat Dipakai untuk Evakuasi Pasien

Keadaan semakin memburuk ketika lima unit mobil ambulans tidak cukup untuk membawa seluruh pasien. Oleh karena itu, mobil dinas camat juga digunakan untuk mobilitas pasien. Camat Sebatik Timur, Aris Nur, mengatakan bahwa ia sedang dalam perjalanan mengantar puluhan anak-anak SD yang diduga keracunan MBG ke sejumlah fasilitas kesehatan.

Aris menjelaskan bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan sejumlah Puskesmas dan menurunkan lima unit mobil ambulans untuk segera menangani para pasien. Para pasien dikirim ke Puskesmas Sebatik Tengah, Puskesmas Sebatik Timur, dan ke RSUD Pratama Sebatik.

Sampel MBG Diamankan dan SPPG Dihentikan Sementara

Anggota DPRD Nunukan, Andre Pratama, meminta pihak kepolisian segera mengamankan sampel menu MBG yang dikonsumsi anak-anak tersebut. Ia juga menyarankan agar Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sebatik Tengah dihentikan sementara.

Menurut Andre, SPPG di Sebatik Tengah baru beroperasi dua hari dan perlu dilakukan penyelidikan serta investigasi menyeluruh terkait kelayakan dapurnya.

Di sisi lain, dari laman resmi Badan Gizi Nasional (BGN), terdapat tiga SPPG di Sebatik, yaitu:
– SPPG Nunukan, Kecamatan Sebatik Utara, Kelurahan/Desa Sungai Pancang
– SPPG Nunukan, Kecamatan Sebatik Tengah, Kelurahan/Desa Aji Kuning
– SPPG Nunukan, Kecamatan Sebatik Timur, Kelurahan/Desa Tanjung Aru

Kejadian Serupa di Kaltara Sebelumnya

Sebelumnya, pada Senin (22/9/2025), dua siswa SMAN 1 Tanjung Selor dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diduga mengalami gangguan kesehatan pasca mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pasca kejadian tersebut, program pemberian MBG di Sekolah Jalan Kolonel Soetadji Tanjung Selor, Bulungan Kalimantan Utara terpaksa dihentikan sementara. Kepala SMAN 1 Tanjung Selor, Didik Sukanto, membenarkan adanya insiden tersebut.

Didik menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 12.00 Wita saat para murid menyantap MBG. Sekitar setengah jam kemudian, sejumlah siswa mulai muntah, sakit perut hingga pusing. Dua orang dilarikan ke Rumah Sakit, sementara yang lain ada yang pulang terlebih dahulu.

Penyebab Masih Dicari

Pihak sekolah tidak berani memastikan penyebab pasti sakit yang dialami siswa. Didik Sukanto mengatakan bahwa mereka masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Ia juga menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan siswa yang dirawat di RSD ditanggung sepenuhnya oleh penyedia jasa penyelenggara makanan (SPPG).

Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan mengambil sampel makanan pada program MBG yang dikonsumsi siswa SMAN 1 Tanjung Selor. Sampel ini diambil untuk mengetahui kandungan dalam makanan yang diduga menjadi penyebab siswa SMAN 1 Tanjung Selor keracunan.

Hasil uji laboratorium masih menunggu, dan Dinkes Bulungan akan menggelar rapat internal untuk mengevaluasi kejadian tersebut. Rapat ini akan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Bulungan.



Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »