Pelatih Timnas U-22 Indonesia Berkomitmen Bangun Tim Berdasarkan Kerangka yang Sudah Ada
Indra Sjafri, pelatih baru Timnas U-22 Indonesia untuk ajang SEA Games 2025, telah resmi diumumkan oleh PSSI. Pengumuman ini dilakukan di Menara Mandiri, Jakarta, pada Senin (29/9/2025). Sebagai pelatih yang kembali mengemban tugas ini, Indra Sjafri menegaskan bahwa ia siap memberikan yang terbaik bagi negara.
Ia menyatakan bahwa PSSI telah mendaftarkan sebanyak 50 pemain untuk menghadapi SEA Games 2025. Dari jumlah tersebut, Indra akan memanggil 32 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) tahap pertama yang akan digelar pada 3 Oktober 2025. Tujuannya adalah untuk melihat pemain-pemain yang dinilai paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan tim.
Memanfaatkan Kerangka yang Sudah Terbentuk
Indra Sjafri menegaskan bahwa ia tidak akan membangun tim dari nol. Ia justru akan memanfaatkan kerangka pemain yang sudah ada, khususnya dari era pelatih Gerald Vanenburg. Pemain-pemain yang telah bermain dalam ASEAN Cup U-23 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 akan menjadi fondasi utama dalam skuad Merah Putih.
Menurut Indra, regulasi yang berlaku untuk SEA Games 2025 tidak berbeda jauh dari regulasi yang diterapkan dalam kompetisi-kompetisi sebelumnya. Hal ini membuat para pemain yang sudah memiliki jam terbang tinggi baik di level regional maupun kontinental menjadi pilihan utama.
“Regulasi yang sama membuat kami tidak perlu membentuk tim dari nol lagi. Para pemain yang sudah bermain di AFF dan AFC memiliki pengalaman yang cukup,” ujar Indra.
Mempertimbangkan Pemain-Pemain Baru
Meskipun demikian, Indra Sjafri tetap membuka peluang untuk menambah beberapa pemain baru. Ia mengakui bahwa tidak menutup kemungkinan adanya pemain-pemain yang belum dipanggil ke Timnas Indonesia senior masuk dalam daftar pemain Timnas U-22 Indonesia.
Contohnya adalah Marselino Ferdinan, Rafael Struick, dan Ivar Jenner. Meski saat ini mereka belum masuk dalam daftar 28 pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia senior, mereka masih memiliki usia yang memenuhi syarat untuk bergabung dengan Timnas U-22.
“Tentu juga kami akan menambah pemain-pemain yang kami anggap paling cocok,” kata Indra.
Fokus pada Regulasi dan Usia Pemain
Indra menjelaskan bahwa regulasi untuk SEA Games 2025 mengharuskan pemain lahir antara tahun 2003 dan 2004. Hal ini sesuai dengan usia pemain yang telah bermain dalam kompetisi-kompetisi sebelumnya. Dengan demikian, ia yakin bahwa kerangka tim yang telah dibentuk Gerald Vanenburg dapat menjadi dasar yang kuat untuk persiapan SEA Games 2025.
“Alasannya itu tadi karena secara regulasi, dan tahun kelahirannya lainnya sama,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, Indra Sjafri berharap dapat membawa Timnas U-22 Indonesia meraih prestasi terbaik di ajang SEA Games 2025. Ia percaya bahwa kombinasi antara pengalaman dan potensi pemain akan menjadi kunci kesuksesan tim.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.