Dari E-Sports hingga Budaya, IP Lokal Indonesia Siap Beraksi di Dunia

·

·

Perkembangan E-Sports dan Kreativitas Digital di Indonesia

Indonesia kini menjadi salah satu negara yang menunjukkan pertumbuhan pesat dalam sektor e-sports dan game. Hal ini tidak hanya mencerminkan popularitas permainan digital, tetapi juga menandai munculnya subsektor ekonomi kreatif (ekraf) yang semakin berkembang. Selain sebagai pasar besar, Indonesia juga mulai diperhitungkan sebagai sumber ide, karya, serta kekayaan intelektual di kawasan Asia Tenggara.

Di balik setiap game, terdapat aset berharga yang disebut intellectual property (IP), seperti karakter, cerita, musik, desain visual, hingga turnamen e-sports. IP memainkan peran penting dalam mengubah game dari sekadar produk digital menjadi medium untuk membangun identitas budaya sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru.

Peran Pemerintah dalam Pengembangan IP Lokal

Pemerintah pun memberikan perhatian serius terhadap pengembangan IP lokal sebagai aset strategis. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan bahwa karya anak bangsa, baik digital maupun nondigital, perlu diapresiasi. Ia menegaskan pentingnya melihat potensi IP dari gambar agar bisa dikembangkan atau diorbitkan sebagai merek dan IP lokal. Ia juga mendorong para pelaku ekraf untuk menghargai produk-produk lokal, baik digital maupun nondigital.

Kolaborasi Free Fire dengan Talent Lokal

Sebagai salah satu game online favorit di Indonesia, Free Fire turut berkontribusi dalam menghadirkan karya lokal di berbagai kolaborasinya. Daripada menggandeng IP global, gim yang diterbitkan Garena ini lebih memilih menggunakan karakter, cerita, dan elemen khas Indonesia.

Salah satu contohnya adalah karakter Jota yang terinspirasi dari aktor laga Joe Taslim. Karakter ini dirilis pada Maret 2020 dan langsung populer. Dalam dua pekan pertama, lebih dari 50 persen pemain Free Fire di Indonesia memilih menggunakan Jota.

Selain itu, Free Fire juga menggandeng musisi Isyana Sarasvati untuk mengisi soundtrack Free Fire Indonesia Masters (FFIM) 2022 berjudul \”Il Sogno\” yang merefleksikan perjalanan turnamen tersebut. Pada 2025, kolaborasi berlanjut bersama PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) dengan menghadirkan jersey resmi Timnas Indonesia sebagai bundle eksklusif dalam gim. Pemain yang membeli bundle ini bisa mendapatkan avatar spesial kapten Tim Nasional Indonesia, Rizky Ridho, yang tersedia mulai 20 Maret 2025.

Visi Garena dalam Menghadirkan Ruang Ekspresi bagi Talent Lokal

Country Head Garena Indonesia Hans Saleh menjelaskan bahwa kolaborasi dengan sejumlah talenta lokal sejalan dengan visi Garena untuk menghadirkan ruang ekspresi bagi talenta lokal. Bagi Garena, game bukan hanya hiburan, tetapi juga medium untuk memperkenalkan identitas budaya dan karya kreatif Indonesia ke dunia. Melalui kolaborasi dengan talenta lokal, mereka ingin menghadirkan berbagai IP yang lahir dari Indonesia agar bisa diapresiasi di panggung global.

Kolaborasi Free Fire dengan talenta lokal akan terus berlanjut pada gelaran Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 di Jakarta pada Oktober hingga November 2025. Turnamen dunia ini tidak hanya menghadirkan pertarungan tim e-sports terbaik, tetapi juga akan dikemas dengan sentuhan seni, musik, dan budaya Indonesia.

Kerja Sama Lintas Sektor untuk Memperkuat Citra Indonesia

Garena bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menyiapkan kolaborasi lintas sektor dengan musisi, kreator konten, hingga desainer fesyen lokal untuk memperkuat citra Indonesia sebagai pusat kreativitas kawasan. Sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif, Garena berkomitmen menghadirkan inisiatif yang tidak hanya mendukung e-sports, tetapi juga melibatkan talenta lokal di berbagai bidang. Mereka yakin langkah ini dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi digital dan kreatif di Asia Tenggara.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »