Irjen Hendro Pandowo, Kapolda Babel yang Dimutasi Tidak Malu Pakai Jaket Ojol: Minta Maaf dan Pamit

·

·

Pertemuan Hangat Irjen Hendro Pandowo dengan Ojol di Pangkalpinang

Irjen Hendro Pandowo, Kepala Polda Bangka Belitung, menghabiskan masa akhir tugasnya sebagai Kapolda Babel dengan bertemu para ojek online (ojol) di Pangkalpinang. Pertemuan ini berlangsung di Warunk Milenial, Kota Pangkalpinang, pada Sabtu (27/9/2025) malam. Dalam pertemuan tersebut, Irjen Hendro tak sungkan mengenakan jaket ojol dan tampak casual dengan kaus putih.

Pertemuan ini terasa sangat hangat dan penuh keakraban. Tidak ada batas antara jenderal bintang dua dengan para pengemudi ojol yang hadir. Obrolan berlangsung lancar hingga akhirnya Irjen Hendro menyampaikan salam perpisahan. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat Babel atas segala kesalahan selama menjabat sebagai Kapolda Babel.

Dalam wawancara, Irjen Hendro menjelaskan bahwa sejak awal ia menjabat sebagai Kapolda Babel, ia memiliki konsep bagaimana melakukan pendekatan kepada seluruh komunitas yang ada di sini, termasuk kawan-kawan dari driver ojol. \”Sehingga, jauh hari sebelum adanya kejadian di Jakarta, kita sudah dekat dan sering kali bertemu rekan-rekan semuanya,\” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Babel yang telah berkontribusi menjaga kamtibmas aman dan kondusif. \”Sebagai manusia biasa, selama saya menjabat kurang lebih 14 bulan, apabila ada tutur kata atau perilaku, baik sengaja atau tidak sengaja maupun pada saat memimpin ada anggota saya yang salah,\” ucapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika terdapat kesalahan selama memimpin Polda Babel. \”Pada kesempatan malam hari ini dari hati yang paling dalam, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,\” ujarnya.

Terakhir, Irjen Pol Hendro memohon doa dan restu kepada masyarakat agar dapat menjalankan tugas dengan baik di Mabes Polri. \”Terkait kepindahan saya, saya mohon doa dan restunya. Semoga Saya dan keluarga diberikan kekuatan dan kesehatan serta ditempat yang baru bisa menjalankan amanah dengan baik dan penuh dengan rasa tanggung jawab,\” harapnya.

Ia juga tak segan-segan menyalami satu persatu masyarakat sampai pemilik warung kopi yang sudah dianggap menjadi sahabat hingga keluarganya saat berada di Provinsi Babel.

Profil Irjen Hendro Pandowo dan Tanda Tangan Emojinya yang Viral

Terlepas dari itu, siapa Irjen Hendro Pandowo lebih jauh? Irjen Hendro Pandowo adalah Kapolda Babel alumni Akpol 1990 yang dimutasi ke Bareskrim per September 2025. Ia pernah viral karena tanda tangannya unik.

Hendro Pandowo lahir di Kepanjen, Malang, Jawa Timur, pada 12 Januari 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1991, satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Selain pendidikan dasar kepolisian, Hendro juga menempuh pendidikan di PTIK (1998), Sespim (2007), serta Lemhannas (2016). Ia melengkapi kariernya dengan sejumlah kursus kejuruan, termasuk Pendidikan Reserse (1998), Pendidikan Bahasa Inggris (2001), dan Pendidikan Tindak Pidana Korupsi (2004).

Perjalanan Karier

Sejak awal penugasan, Hendro banyak berkecimpung di bidang reserse. Ia pernah menjabat Kapolres Purwakarta, Kapolres Bandung, Kapolres Metro Jakarta Pusat, hingga Kapolrestabes Bandung. Kariernya terus menanjak setelah dipercaya menjadi Karoprovos Divpropam Polri (2018), lalu Wakapolda Metro Jaya (2020). Pada Maret 2023, ia resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi dan menduduki jabatan Staf Ahli Sosial Budaya (Sahlisosbud) Kapolri, sebelum akhirnya dipindahkan sebagai Kapolda Bangka Belitung (2024–2025).

Kasus Menonjol yang Pernah Ditangani

Hendro Pandowo dikenal tidak segan turun langsung ke lapangan. Beberapa kasus besar yang pernah ditanganinya antara lain:

  • Satgas Antimafia Bola (2018–2019): Hendro bersama tim berhasil membongkar praktik mafia dalam sepak bola nasional.
  • Bom Thamrin (2016): ikut menangani aksi teror bom bunuh diri di Jakarta Pusat.
  • Bom Panci Bandung (2017): Hendro memimpin langsung penggerebekan tanpa rompi anti peluru, hanya berbekal senjata revolver, dan terlibat baku tembak dengan pelaku.
  • Kasus narkoba dan penggerebekan FPI di Petamburan (2014): Hendro ikut memimpin operasi di lapangan.

Kehidupan Pribadi

Hendro Pandowo mempunyai istri yang bernama Novi Kusnovianti dan menganut agama Islam. Pasangan ini dikaruniai 3 orang anak, 2 laki-laki dan 1 perempuan. Anak Hendro dan Novi bernama Ryan Kushervian Rasyid, Raynaldi Kusheriadi, dan Aurellia Vania Arvianti. Anak pertamanya, Ryan, kini berkarier sebagai perwira muda Polri.

Meski kini tidak lagi menjabat Kapolda Babel, perjalanan karier Irjen Hendro Pandowo di Bareskrim Polri masih ditunggu kontribusinya bagi institusi dan masyarakat.

Harta Kekayaan Irjen Hendro Pandowo

Berdasarkan penelusuran posbelitung.co di laporan Laporan Harta dan Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hendro Pandowo memiliki harta sebanyak Rp9,4 Miliar. LHKPN itu disampaikannya saat ia menjabat sebagai Sahlisosbud Kapolri pada 7 Juni 2023. Jumlah itu berbeda dari laporannya ketika masih menjabat sebagai Kapolrestabes Bandung di tahun 2017/2018.

Pada laporan LHKPN Hendro Pandowo di tahun 2017, ia mempunyai harta sebanyak Rp20,9 Miliar. Terjadi perubahan nilai yakni penurunan nilai sebesar Rp11,4 miliar pada aset tanah dan bangunan milik Hendro Pandowo. Tak hanya mengalami penurunan harta berupa aset, Hendro Pandowo pada LHKPN hanya memiliki kas atau setara kas sebesar Rp10 juta.

Tanda Tangan Emoji Irjen Hendro Pandowo yang Viral

Ngomong-ngomong soal Irjen Hendro Pandowo, sosok ini pernah viral karena punya tanda tangan unik. Tanda tangan Irjen Hendro Pandowo punya emoji senyum. Hendro menegaskan bahwa itu memang signature khas miliknya. \”Itu memang tanda tangan asli saya, (ditambahkan) emoji senyum itu sebagai ungkapan bahagia,\” kata Hendro saat dihubungi, Rabu (23/4/2025) dilansir dari kompas.com.

Tanda tangan itu dibubuhkan Irjen Hendro pada prasasti peresmian sumur bor di Pondok Pesantren Syaikhona Kolil, Batu Belubang, Bangka Tengah pada Kamis (17/4/2025). Video penandatanganan prasasti yang menunjukkan hal unik itu pertama kali diunggah oleh akun Humas Polda Babel dan telah ditonton 3,1 juta kali, dengan lebih dari 80.000 tanda suka serta belasan ribu kali dibagikan ke berbagai platform media sosial.

Kepada wartawan, Irjen Hendro Panwodo mengaku saat menandatangi prasasti itu sedang merasa senang dan bahagia. \”Karena saya senangnya sebelum saya tanda tangan, saya kasih emot asli saya dan baru saya tanda tangan,\” ungkap Irjen Pol Hendro Pandowo kepada awak media di Mapolda Babel, Rabu (30/4/2025) sore.

Total ada empat sumur bor yang diresmikan. Di antaranya ada di Desa Batu Belubang, Desa Merawang, Padang Baru dan terakhir di Pondok Pesantren Syaikhona Kholi Dua Taib. Semua prasasti itu ditandatangani pakai emoji senyum. \”Kan peresmian sumur ada empat, cek saja prasastinya dan itu ditanya sama Pak Dir Lantas terus saya jawab biar ikonik sebelumnya sudah,\” ujarnya.

Irjen Hendro mengaku tanda tangannya memang seperti itu dari dulu. Uniknya, emotnya akan berubah sedih ketika dirinya sedang merasa sedih. \”Kemarin ada wartawan Purwakarta namanya Tetik Elsinta, kan bapak dari dulu tanda tangan itu, kalau senang emotnya senang tapi kalau sedih emotnya nangis,\” kata Irjen Pol Hendro.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »