Zidane Iqbal Dikhawatirkan Absen di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Gelandang Timnas Irak, Zidane Iqbal, kini sedang dalam kondisi yang memprihatinkan. Pemain yang saat ini membela klub Eredivisie FC Utrecht, diragukan untuk tampil dalam dua pertandingan penting melawan Indonesia dan Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Iqbal, yang pernah berlatih di akademi Manchester United, masih dalam proses pemulihan cedera yang cukup panjang. Cedera tersebut membuatnya absen dalam turnamen King\’s Cup 2025 di Thailand beberapa waktu lalu. Meski sudah kembali berlatih bersama klubnya, kondisinya belum sepenuhnya pulih dan dinilai tidak cukup bugar untuk tampil penuh di laga internasional.
Pada musim ini, Iqbal hanya tampil dua kali bersama FC Utrecht. Pertama, ketika timnya kalah 1-0 dari Fortuna Sittard pada Minggu (21/9/2025), dan kedua, saat FC Utrecht bermain imbang 2-2 melawan SC Heerenveen pada Minggu (28/9/2025). Kondisi ini semakin memperkuat keraguan apakah Iqbal bisa tampil optimal dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kehadiran Iqbal di lini tengah Timnas Irak sangat berpengaruh. Ia dikenal sebagai penghubung antar lini dengan kreativitas dan pengalamannya. Jika absen, pelatih Irak harus mencari alternatif lain untuk menggantikannya. Namun, situasi ini juga menjadi peluang bagi Timnas Indonesia.
Tim Garuda, yang kini dihuni oleh Miliano Jonathans – rekan setim Iqbal di FC Utrecht – mungkin bisa memanfaatkan kekosongan di lini tengah Irak. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluvert, tentu akan mempersiapkan strategi terbaik untuk menghadapi lawan yang memiliki kedalaman skuad yang solid.
Menurut laporan terbaru, kondisi Iqbal masih dalam pemantauan tim medis FC Utrecht. Jika tidak ada perkembangan signifikan, kemungkinan besar pelatih Irak harus mencari opsi lain untuk lini tengah. Hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri, mengingat Iqbal adalah salah satu motor serangan utama Timnas Irak.
Di sisi lain, pelatih Timnas Irak asal Australia, Graham Arnold, dikabarkan sedang memantau pemain-pemain diaspora Irak yang bermain di luar negeri. Tugas ini diserahkan kepada asisten pelatih Rene Meulensteen, yang secara langsung memberikan laporan kepadanya. Salah satu laga yang diamati adalah pertandingan Stromsgodset melawan Sarpsborg di Liga Norwegia, yang menampilkan duo Irak Marco Faraj dan Aymar Sher.
Meski demikian, pelatih Patrick Kluvert tetap memperingatkan anak asuhnya untuk tidak menganggap remeh Irak. Tim Singa Mesopotamia masih memiliki kedalaman skuad yang kuat dengan sejumlah pemain berpengalaman di liga Eropa dan Timur Tengah.
Laga Indonesia vs Irak menjadi bagian dari jadwal padat di Grup putaran keempat kualifikasi Piala Dunia. Setelah menghadapi Indonesia, Irak akan melawan Arab Saudi – salah satu kekuatan terbesar sepakbola Asia. Situasi ini menuntut pelatih Irak untuk mengatur rotasi pemain secara cermat, termasuk mempertimbangkan kondisi Iqbal.
Zidane Iqbal, meskipun masih muda, telah mencuri perhatian banyak pihak. Setelah karirnya bersama Manchester United tidak begitu bersinar, ia memilih berpetualang di Liga Belanda bersama FC Utrecht. Kini, fokus utamanya adalah mengembalikan kebugaran agar bisa kembali bersinar di klub dan timnas.
Bagi para penggemar sepak bola, kabar ini menambah warna jelang pertemuan Indonesia vs Irak. Apakah absennya Zidane Iqbal bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia untuk meraih hasil maksimal? Atau justru Irak tetap tampil tangguh meskipun tanpa diperkuat jenderal lapangan tengah mereka? Semua akan terjawab dalam pertandingan mendatang.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.