10 Kota Terkaya di Sumatera, Medan dan Batam Pemicu Ekonomi Regional

·

·


PR GARUT

– Pulau Sumatera tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki kekuatan ekonomi yang sangat signifikan dalam mendukung perekonomian Indonesia. Hingga saat ini, Sumatera tercatat sebagai penyumbang terbesar kedua bagi perekonomian nasional, setelah Jawa. Dari total 33 kota di Sumatera, beberapa di antaranya bahkan masuk dalam daftar lima besar kota terkaya di Indonesia berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

PDRB merupakan indikator penting yang menunjukkan nilai seluruh barang dan jasa yang dihasilkan suatu wilayah dalam periode tertentu. Berikut adalah kota-kota dengan nilai PDRB tertinggi di Sumatera:

Kota Medan

Sebagai kota terbesar di Sumatera, Medan menjadi motor utama perekonomian regional. Dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa, PDRB ADHB Kota Medan tahun 2023 mencapai Rp333 triliun, meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya.

  • Kontribusi terhadap Provinsi Sumatera Utara: 28%
  • Sektor utama: perdagangan, konstruksi, reparasi kendaraan bermotor
  • Pendapatan per kapita: Rp122 juta/tahun atau sekitar Rp10,2 juta per bulan

Kota Batam

Meskipun bukan ibu kota provinsi, Batam menjadi \”jantung\” ekonomi Kepulauan Riau. Dari data BPS, PDRB ADHB Kota Batam 2023 mencapai Rp216 triliun, naik 11%. Lebih dari 60% ekonomi provinsi berpusat di kota ini.

  • Sektor utama: industri pengolahan, perdagangan, jasa
  • Pendapatan per kapita: Rp171,96 juta/tahun atau sekitar Rp14,3 juta per bulan (tertinggi di Sumatera)

Kota Palembang

Sebagai ibu kota Sumatera Selatan, Palembang masih menjadi pilar ekonomi meski pertumbuhan PDRB relatif rendah, hanya naik 8%. PDRB ADHB Palembang tahun 2023 mencapai Rp214,57 triliun.

  • Kontribusi ke provinsi: 30,59%
  • Sektor utama: industri pengolahan, perdagangan, reparasi kendaraan bermotor
  • Pendapatan per kapita: Rp114 juta/tahun atau sekitar Rp9,5 juta per bulan

Kota Pekanbaru

Kota ini adalah salah satu pusat pertumbuhan tercepat di Sumatera. Dengan penduduk lebih dari 1 juta jiwa, PDRB ADHB Pekanbaru tahun 2023 mencapai Rp159,96 triliun, naik 11%.

  • Kontribusi ke Provinsi Riau: 15,54%
  • Sektor utama: perdagangan, konstruksi, industri pengolahan
  • Pendapatan per kapita: Rp157,38 juta/tahun atau Rp13 juta per bulan

Kota Padang

Ibu kota Sumatera Barat ini mencatat PDRB ADHB Rp99,70 triliun, naik 9%. Padang masih menjadi penggerak utama ekonomi Sumbar dengan kontribusi 25,52%.

  • Sektor utama: perdagangan besar & eceran, reparasi kendaraan, transportasi
  • Pendapatan per kapita: Rp84,52 juta/tahun atau Rp7 juta per bulan

Kota Bandar Lampung

Sebagai pintu gerbang Sumatera di bagian selatan, Bandar Lampung berpenduduk lebih dari 1 juta jiwa dengan PDRB ADHB Rp74,10 triliun, naik 10%.

  • Kontribusi ke provinsi: 16,41%
  • Sektor utama: keuangan, jasa, industri pengolahan
  • Pendapatan per kapita: Rp61,64 juta/tahun atau Rp5,1 juta per bulan

Kota Dumai

Meski bukan ibu kota, Dumai menjadi kota penting di Provinsi Riau. Dengan penduduk 338 ribu jiwa, PDRB ADHB Rp49 triliun, naik 10%.

  • Kontribusi ke provinsi: 4,76%
  • Sektor utama: pertanian, kehutanan, perikanan, transportasi
  • Pendapatan per kapita: Rp149 juta/tahun atau Rp12,4 juta per bulan

Kota Jambi

Sebagai ibu kota Provinsi Jambi, kota ini berpenduduk 627 ribu jiwa dengan PDRB ADHB Rp40,8 triliun, naik 12%.

  • Kontribusi ke provinsi: 13,89%
  • Sektor utama: industri pengolahan, transportasi, konstruksi
  • Pendapatan per kapita: Rp64,64 juta/tahun atau Rp5,3 juta per bulan

Kota Bengkulu

Dengan populasi 391 ribu jiwa, Bengkulu mencatat PDRB ADHB Rp30,81 triliun, naik 10%.

  • Kontribusi ke provinsi: lebih dari 30%
  • Sektor utama: pertanian, jasa, konstruksi
  • Pendapatan per kapita: Rp78,77 juta/tahun atau Rp6,5 juta per bulan

Kota Banda Aceh

Menutup daftar, Banda Aceh mencatat PDRB ADHB Rp23,77 triliun, naik 10%. Kota ini menjadi penyumbang 10,64% ekonomi Provinsi Aceh.

  • Sektor utama: perdagangan, jasa, konstruksi
  • Pendapatan per kapita: Rp90,76 juta/tahun atau Rp8 juta per bulan

Sumatera, Pilar Kedua Ekonomi Indonesia

Dari data ini, terlihat bahwa kota-kota besar di Sumatera tidak hanya berperan penting bagi provinsi masing-masing, tetapi juga bagi perekonomian nasional. Medan, Batam, dan Palembang menjadi lokomotif utama, sementara kota lain terus menunjukkan pertumbuhan stabil. Dengan potensi sumber daya alam, industri pengolahan, dan perdagangan internasional, Sumatera akan tetap menjadi pilar ekonomi Indonesia di masa depan.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »