Dari Tragedi Kanjuruhan ke Mimpi Piala Dunia 2026, Media Inggris Analisis Sepak Bola Indonesia

·

·

Perjalanan Sepak Bola Indonesia yang Penuh Tantangan dan Harapan

Sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami berbagai perubahan, baik positif maupun negatif. Dari tragedi yang menyedihkan hingga upaya-upaya untuk membenahi sistem, sepak bola tanah air kini sedang berada di titik penting dalam sejarahnya.

Tragedi Kanjuruhan: Titik Nadir Sepak Bola Indonesia

Pada 1 Oktober 2022, sebuah kejadian tragis terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 suporter. Kejadian ini menjadi momen paling kelam dalam sejarah sepak bola Indonesia. Guardian, salah satu media ternama asal Inggris, memberikan perhatian besar terhadap insiden tersebut. Mereka menyoroti tindakan aparat keamanan yang menembakkan gas air mata, yang akhirnya memicu kepanikan di pintu keluar stadion.

Tragedi ini tidak hanya menjadi duka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pertanyaan besar tentang keselamatan dan pengelolaan acara olahraga di Indonesia. Sebelumnya, sepak bola Indonesia juga sempat menghadapi berbagai masalah, seperti dualisme liga, tuduhan korupsi terhadap ketua umum PSSI, serta larangan Timnas Indonesia bermain di ajang internasional.

Pembatalan Piala Dunia U20 dan Kritik dari Pejabat

Setelah Tragedi Kanjuruhan, sepak bola Indonesia kembali mendapat sorotan ketika FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20. Keputusan ini dilakukan secara mendadak, yang membuat banyak pemain muda Indonesia kecewa karena gagal merayakan debut mereka di panggung dunia.

Beberapa pejabat tanah air, termasuk Gubernur Bali, menolak kehadiran Israel sebagai peserta Piala Dunia U20 2023. Hal ini memperburuk situasi dan menunjukkan bahwa masalah politik sering kali mengganggu penyelenggaraan olahraga di Indonesia.

Kesuksesan Menyelenggarakan Piala Dunia U17

Meskipun ada banyak tantangan, Indonesia berhasil menunjukkan kemampuan dalam menyelenggarakan turnamen besar. Setelah pembatalan Piala Dunia U20, Indonesia ditunjuk sebagai penyelenggara Piala Dunia U17 pada November 2023. Ini dianggap sebagai langkah awal yang positif dalam membangun kembali citra sepak bola Indonesia.

Erick Thohir, yang saat itu menjadi ketua PSSI, berusaha keras untuk menyelamatkan Piala Dunia U20. Meskipun gagal, keberhasilannya dalam menyelenggarakan Piala Dunia U17 membawa angin segar bagi sepak bola nasional.

Mimpi Lolos ke Piala Dunia 2026

Sekarang, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Dengan kuota peserta yang meningkat menjadi 48 negara, Indonesia kini hanya butuh dua kemenangan dan 180 menit lagi untuk menciptakan sejarah.

Guardian mengungkapkan bahwa Timnas Indonesia memiliki peluang untuk menciptakan kejutan dalam babak play-off. Program naturalisasi dan penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih dianggap sebagai faktor kunci dalam perjalanan ini.

Laga melawan Arab Saudi dan Irak akan menjadi ujian terbesar bagi Garuda. Guardian percaya bahwa jika Indonesia mampu melewati babak ini, mereka akan menjadi bagian dari 12 tim terbaik di Asia.

Masalah yang Masih Ada

Meskipun ada harapan, masih banyak masalah yang harus diselesaikan. Pertanyaan tentang identitas tim nasional dan kualitas pelatihan masih menjadi isu utama. Namun, lolos ke Piala Dunia 2026 dianggap sebagai langkah penting yang bisa mengurangi kekhawatiran tersebut.

Guardian menilai bahwa meski kelolosan Piala Dunia tidak akan menyelesaikan semua masalah, itu akan menjadi tanda kemajuan lainnya sejak hari tergelap tiga tahun lalu.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »