Ekspansi Maskapai Murah ke Kalimantan Timur
Maskapai penerbangan murah, AirAsia Indonesia, secara resmi mengoperasikan tiga rute penerbangan reguler baru melalui penerbangan perdana di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Rute ini mencakup perjalanan dari Surabaya ke Tarakan dan Berau dengan transit di Balikpapan. Penambahan rute ini menandai ekspansi yang agresif dari maskapai tersebut ke wilayah Kalimantan Timur.
Penerbangan perdana untuk rute Surabaya-Tarakan dilaksanakan pada hari ini dengan tingkat keterisian penumpang mencapai 90%. Sementara itu, rute menuju Berau akan dioperasikan dalam penerbangan perdana esok hari. Direktur Operasi Penerbangan AirAsia Indonesia, Akhmad Maulana Hendarto, menyatakan bahwa pembukaan rute ini bertujuan untuk membuka potensi ekonomi dan pariwisata Kalimantan yang selama ini belum tergarap maksimal.
\”Dengan 60-70% jaringan AirAsia merupakan rute internasional, penambahan konektivitas domestik ini diharapkan dapat memperkenalkan potensi Kalimantan ke pasar global,\” ujarnya.
Akhmad juga menyebutkan bahwa pembukaan rute ini didasari tingginya permintaan masyarakat untuk penerbangan ke Tarakan dan Berau. Meski tidak menyebutkan data spesifik, ia mengklaim bahwa permintaan tersebut cukup signifikan.
Operasional Rute Baru
Secara operasional, rute Surabaya-Balikpapan (Sepinggan) akan beroperasi setiap hari menggunakan pesawat Airbus A320 yang memiliki kapasitas 180 kursi kelas ekonomi. Dari Balikpapan, penerbangan dilanjutkan secara bergantian ke Tarakan dan Berau dengan frekuensi masing-masing tiga kali seminggu untuk setiap destinasi.
Sebelumnya, AirAsia telah melayani Kalimantan melalui rute Denpasar-Balikpapan dan Denpasar-Banjarmasin, serta penerbangan carter ke Tarakan dan Balikpapan. Dengan demikian, total rute domestik AirAsia di Balikpapan kini menjadi empat jalur.
Tanggapan dari Pengelola Bandara
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Iwan Novi Hantoro, menyambut baik kehadiran rute baru tersebut. Iwan mengungkapkan bahwa pihak bandara optimis dapat mencapai target 5,6 juta penumpang hingga akhir tahun 2025. Sampai saat ini, realisasi jumlah penumpang telah mencapai sekitar 3,8 juta orang.
Meskipun trafik penumpang menunjukkan tren positif, Iwan mengakui bahwa pergerakan pesawat masih belum pulih sepenuhnya ke level pra-pandemi 2019 akibat keterbatasan ketersediaan armada secara nasional. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi operator bandara untuk memaksimalkan pemanfaatan slot penerbangan yang ada.
Potensi Ekonomi dan Pariwisata
Kehadiran rute baru ini, dalam pandangan pengelola bandara, diyakini akan memberikan lebih banyak pilihan transportasi udara bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kalimantan Timur. Dengan adanya akses yang lebih baik, daerah-daerah yang sebelumnya kurang terjangkau kini bisa lebih mudah diakses oleh wisatawan dan pelaku bisnis.
Rute-rute baru ini juga diharapkan mampu meningkatkan mobilitas penduduk lokal dan menjembatani hubungan antar daerah. Dengan penambahan rute, AirAsia Indonesia menunjukkan komitmen untuk terus mengembangkan layanan penerbangan yang ramah harga dan mudah diakses oleh masyarakat.
Dengan ekspansi ini, AirAsia Indonesia tidak hanya memperluas jangkauannya tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kalimantan Timur.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.