Tips Membuat Prompt AI yang Efektif dan Menarik
Menggunakan sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI) untuk mengedit dan menciptakan foto atau karya seni menakjubkan kini sedang tren di dunia digital. Banyak orang langsung menggunakan prompt atau teks yang sudah ada untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Namun, bagaimana jika kita ingin membuat prompt sendiri tanpa menyalin contoh yang banyak beredar?
Membuat prompt yang baik membutuhkan beberapa langkah agar hasilnya sesuai harapan. Berikut adalah panduan lengkap untuk membantu Anda menyusun prompt yang efektif dan menarik.
1. Tentukan Tujuan dengan Jelas
Sebelum mulai, pastikan Anda tahu apa yang ingin Anda capai dari AI. Apakah Anda ingin membuat puisi, deskripsi, ringkasan, atau format lainnya? Dengan tujuan yang jelas, Anda akan lebih mudah mengarahkan AI dalam menghasilkan karya sesuai keinginan.
2. Berikan Instruksi yang Spesifik dan Jelas
Gunakan instruksi yang langsung dan lugas, hindari kalimat yang terlalu panjang atau ambigu. Contohnya, daripada hanya menulis \”Buat puisi\”, lebih baik gunakan: \”Buatkan puisi pendek 4 bait bertema persahabatan, dengan gaya bahasa puitis tapi tetap mudah dipahami anak SMA. Gunakan rima di akhir setiap baris.\”
3. Tambahkan Konteks dan Detail
Sertakan informasi tambahan yang relevan agar AI bisa memahami situasi, audiens, atau sudut pandang yang Anda inginkan. Misalnya, jika Anda ingin membuat postingan media sosial, sertakan nama produk, fitur, target pasar, nada komunikasi, dan hashtag yang diinginkan.
4. Gunakan Bahasa yang Sederhana
Pastikan prompt Anda mudah dipahami oleh AI. Hindari penggunaan istilah yang terlalu rumit atau tidak jelas.
5. Minta Format Tertentu (Jika Perlu)
Jika Anda ingin respons dalam bentuk tertentu, seperti poin-poin, paragraf, atau naratif, sampaikan sejak awal permintaan. Contoh: \”Buat daftar 5 cara meningkatkan produktivitas kerja.\”
6. Berikan Contoh (Jika Diperlukan)
Anda bisa menambahkan contoh kecil dalam prompt untuk membantu AI memahami hasil yang diinginkan. Contoh: \”Contoh: \’Tuliskan cerita pendek tentang petualangan di hutan, dengan alur yang menegangkan dan karakter utama yang berani.\’\”
7. Minta Tindakan, Bukan Pertanyaan
Arahkan AI dengan instruksi langsung, bukan pertanyaan. Misalnya, tulis \”Buatlah…\” daripada \”Bagaimana cara membuat…\”
8. Uji dan Perbaiki
Jika hasil yang diberikan AI tidak sesuai harapan, jangan menyerah. Berikan umpan balik, coba variasi prompt, dan optimalkan seiring waktu.
9. Pahami Alat yang Digunakan
Setiap alat AI memiliki kemampuan spesifik. Sesuaikan prompt Anda dengan kemampuan alat yang digunakan, misalnya generator teks atau gambar.
Menurut laman AI Art Revolution, kunci dari hasil yang memuaskan terletak pada detail prompt. Prompt sebaiknya ditulis selayaknya instruksi untuk fotografer profesional. Berikut elemen penting yang bisa Anda masukkan:
Subjek (Who/What)
Tentukan siapa atau apa yang menjadi fokus foto. Contoh: “Create a photorealistic portrait of the person in the uploaded image.”Busana & Aksesori (Outfit)
Deskripsikan pakaian dengan detail, misalnya bahan, warna, model, dan aksesori. Contoh: “…wearing a black sequined gown with diamond earrings.”Latar Belakang (Background)
Tentukan lokasi atau suasana foto. Contoh: “…standing on a Paris street with Eiffel Tower at night.”Pencahayaan (Lighting)
Cahaya menentukan nuansa visual. Contoh: “…illuminated with golden-hour sunlight for a warm glow.”Setting Kamera (Camera & Style)
Tambahkan detail kamera agar hasil lebih realistis. Contoh: “…Shot on Canon EOS R5, 85mm f/1.2 lens, editorial style.”
Dengan formula ini, prompt Anda akan lebih terarah dan hasilnya menyerupai foto profesional bergaya fashion magazine.
Selamat mencoba membuat prompt sendiri sesuai kenginan hati Anda!


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.