Harta Kekayaan Djuhandhani Rahardjo Jadi Kapolda Usai Buktikan Ijazah Jokowi Asli

·

·

Pengangkatan Kapolda Sulawesi Selatan dan Harta Kekayaan Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro

Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro kini menjadi perhatian publik setelah diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan. Promosi ini terjadi tidak lama setelah ia menyatakan bahwa ijazah Presiden Joko Widodo adalah asli. Hal ini membuatnya mendapat perhatian khusus, terutama karena keterkaitannya dengan kasus ijazah presiden yang sempat memicu pro dan kontra.

Djuhandhani Rahardjo Puro akan naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) setelah resmi menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan. Ia juga memiliki rekam jejak karier yang cukup mengesankan dalam jajaran Polri. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri dan telah menangani berbagai kasus penting, termasuk penyelidikan terkait ijazah Jokowi.

Laporan Harta Kekayaan

Harta kekayaan Djuhandhani Rahardjo Puro tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK. Total hartanya mencapai sekitar Rp3,1 miliar, dengan rincian sebagai berikut:

  • Tanah dan Bangunan: Rp2,646 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 165 m²/150 m² di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta senilai Rp1,222.500.000
  • Tanah dan bangunan seluas 121 m²/258 m² di [unknown] senilai Rp1,423.500.000
  • Alat Transportasi dan Mesin: Rp210 juta
  • Mobil Honda CR-V Jeep tahun 2008
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp320 juta
  • Surat Berharga: Rp0
  • Kas dan Setara Kas: Rp22 juta
  • Harta Lainnya: Rp0

Total keseluruhan harta kekayaan Djuhandhani adalah Rp3.198.000.000. Ia terakhir kali melaporkan hartanya pada 22 Oktober 2021.

Perjalanan Karier

Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Ia satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Selama masa karier di Polri, ia pernah menjabat berbagai posisi strategis seperti Kasubdit IV/Poldok Dittipidum Bareskrim Polri dan Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri pada 2019.

Pada 2020, ia diangkat menjadi Dirreskrimum Polda Bali, kemudian dimutasi ke Polda Jawa Tengah pada 2021. Setelah itu, ia ditunjuk sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri pada 2022. Kini, setelah beberapa tahun menjabat, ia diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan pada 2025.

Mutasi dan Jabatan Baru

Sebanyak 60 personel Polri mengalami mutasi jabatan, salah satunya adalah Djuhandhani Rahardjo Puro. Ia menggantikan posisi Irjen Rusdi Hartano yang dipindahkan ke Bareskrim Polri. Pengangkatan Djuhandhani sebagai Kapolda Sulsel tercatat dalam Surat Telegram Kapolri ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.

Kontroversi Terkait Ijazah Jokowi

Djuhandhani Rahardjo Puro pernah menjadi sorotan karena menyatakan bahwa ijazah Joko Widodo asli. Hasil pemeriksaan ini diumumkan pada 22 Mei 2025, tetapi tidak diterima dengan baik oleh sejumlah pihak, termasuk Rismon Sianipar yang meragukan keaslian ijazah tersebut.

Ia pernah disebut takut menunjukkan ijazah asli Jokowi oleh Rismon, yang mengatakan ada \”ketakutan\” dalam proses pengujian ijazah tersebut. Namun, Djuhandhani tetap menjalankan tugasnya dengan profesionalisme, meskipun menghadapi kritik dari berbagai pihak.

Rekam Jejak Karier

Karier Djuhandhani Rahardjo Puro di Polri sangat cemerlang. Ia lahir pada 31 Mei 1969, di Magelang. Selama bertahun-tahun, ia menjabat berbagai posisi penting, termasuk sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Keberhasilannya dalam menangani kasus-kasus besar membawanya ke posisi yang lebih tinggi.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »