Pengoperasian SPPG Toapaya Memperluas Akses Makan Bergizi Gratis di Bintan
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Toapaya kini resmi beroperasi. Lokasinya terletak di Jalan Raya Gesek, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Keberadaan SPPG ini menjadi tambahan penting dalam memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
Kepala SPPG Toapaya, Kamaryadi, mengungkapkan bahwa dapur tersebut mulai beroperasi pada Senin (29/9/2025) lalu. Dapur MBG ini akan melayani sebanyak 18 sekolah dengan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA. Total pelajar yang akan diberi layanan makanan bergizi gratis mencapai 2.935 siswa. Setiap hari, menu yang disajikan akan berbeda-beda, sehingga menjaga variasi dan keberagaman nutrisi bagi para pelajar.
Distribusi makanan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Proses pengantaran dimulai sejak pagi hari untuk PAUD, TK, dan SD kelas 1–3. Selanjutnya, pihak SPPG melanjutkan pengiriman ke SD kelas 4–6, SMP, dan SMA. Hal ini dilakukan agar setiap siswa mendapatkan makanan yang tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Anita, seorang pelajar kelas 6A SDN 002 Toapaya, menyampaikan rasa senangnya atas adanya program ini. Ia tidak lagi perlu membawa bekal dari rumah, karena makan siang sudah tersedia di sekolah. Sebelumnya, orang tua Anita memberikan uang jajan sebesar Rp 15 ribu per hari, namun kini jumlahnya berkurang menjadi Rp 13 ribu.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan secara berkala melakukan pengawasan terhadap program MBG. Termasuk dalam hal pengecekan menu harian yang disajikan. Roby telah meninjau menu hari kedua dapur SPPG Toapaya, yaitu nasi putih, ayam teriyaki, tempe mendoan, lalapan timun dan selada, serta buah kelengkeng.
“Semoga menu seperti ini dapat dipertahankan,” ujar Roby. Ia juga meminta petugas agar lebih teliti dalam menjaga kualitas makanan MBG. “Harus dipastikan makanan ini benar-benar higenis sebelum disalurkan ke penerima manfaat,” pesannya.
Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Program MBG memiliki beberapa manfaat utama bagi para pelajar, antara lain:
- Meningkatkan kesehatan dan kinerja belajar: Dengan asupan gizi yang cukup, anak-anak dapat fokus dan aktif dalam kegiatan belajar.
- Mengurangi beban ekonomi keluarga: Siswa tidak perlu membawa bekal atau menerima uang jajan yang besar, sehingga menghemat pengeluaran keluarga.
- Mendorong kesadaran akan pola makan sehat: Menu yang bervariasi dan bergizi meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya makanan sehat.
Tantangan dan Langkah Penyempurnaan
Meski program MBG menunjukkan progres positif, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah menjaga konsistensi kualitas makanan. Untuk itu, pihak SPPG Toapaya perlu terus memantau proses produksi dan distribusi makanan agar tetap sesuai standar.
Selain itu, perlu adanya koordinasi yang baik antara SPPG dengan sekolah-sekolah yang menerima layanan. Hal ini bertujuan agar semua siswa dapat menikmati makanan bergizi secara merata dan tepat waktu.
Peran Masyarakat dalam Mendukung Program MBG
Partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam suksesnya program MBG. Orang tua dan guru dapat berperan sebagai pengawas tambahan, dengan memberikan masukan dan saran kepada pihak SPPG. Selain itu, masyarakat juga bisa ikut serta dalam sosialisasi pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.