Bantuan Langsung Tunai dan DBHCT Diberikan, Bupati Marhaen: Manfaat Besar bagi Rakyat

·

·

Penyaluran BLT dan DBHCHT di Kabupaten Nganjuk

Pemerintah Kabupaten Nganjuk kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada masyarakat, pada hari Minggu tanggal 12 Oktober. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui dinas terkait, dengan fokus pada buruh tani tembakau, pekerja pabrik rokok, serta masyarakat yang terdampak oleh situasi ekonomi.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengelola DBHCHT secara transparan dan tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut ingin benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Baik untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor tembakau maupun untuk peningkatan layanan publik.

Menurut Marhaen, dana hasil cukai tembakau tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan tunai, tetapi juga diarahkan untuk peningkatan fasilitas kesehatan, pendidikan, serta pelatihan kerja bagi masyarakat produktif. Ia menekankan bahwa dana tersebut harus menjadi hal yang positif dan memberi manfaat jangka panjang, bukan sekadar bantuan sementara.

Kang Marhaen juga menjelaskan bahwa Pemkab Nganjuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan agar mereka dapat kembali berfungsi sosial dan hidup mandiri serta bermartabat. Dana ini berasal dari pajak yang dikumpulkan dari industri hasil tembakau dan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program, salah satunya dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT).

Dalam sambutannya di acara penyerahan BLT dan DBHCT, Bupati Marhaen menyampaikan bahwa bantuan langsung tunai yang kita salurkan merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah kabupaten Nganjuk terhadap buruh pabrik rokok serta anggota masyarakat lainnya yang bekerja di pabrik rokok maupun petani pemilik lahan tembakau. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para buruh, sehingga diharapkan bantuan ini menjadi stimulus positif bagi para penerima manfaatnya.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk terus mendukung industri tembakau yang legal dan memberdayakan para pekerjanya. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan buruh pabrik rokok, petani tembakau, dan masyarakat rentan lainnya. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya buruh pabrik rokok dan petani tembakau, dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, seperti makanan, pendidikan, dan kesehatan.

\”Kesuksesan program ini sangat tergantung pada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Kami akan terus berupaya memastikan bahwa bantuan ini sampai kepada pihak yang benar-benar berhak,\” tambah Marhaen.

Untuk memastikan penyaluran BLT DBHCT berjalan lancar, bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan. \”Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk bangkit, mandiri, dan meraih masa depan yang lebih baik,\” ujar Marhaen.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap, melalui penyaluran BLT dan DBHCHT yang berkelanjutan, sektor ekonomi rakyat dan industri hasil tembakau dapat tumbuh lebih sehat dan berdaya saing, serta memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat luas. \”Para penerima bantuan harus tepat sasaran, agar pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat benar-benar bisa terwujud melalui program BLT DBHCT ini,\” jelasnya.

Pemkab Nganjuk menyalurkan bantuan langsung tunai kepada 4.025 buruh pabrik rokok, 297 anggota masyarakat lainnya di pabrik rokok, dan 273 petani tembakau dengan luas lahan 0,25 hektar, yang masing-masing menerima sebesar Rp 1.200.000.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »