Prakiraan Cuaca Sumsel: BMKG Peringatkan Hujan Tiga Hari Beruntun

·

·

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumatera Selatan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan telah mengeluarkan peringatan dini level waspada terhadap potensi hujan yang akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Minggu hingga Selasa (12–14 Oktober 2025). Peringatan ini dikeluarkan karena kondisi cuaca yang mulai memasuki masa peralihan ke musim hujan atau pancaroba.

Hujan diperkirakan turun pada siang hingga malam hari dengan intensitas sedang hingga lebat. Selain itu, hujan dapat disertai petir serta angin kencang yang berdurasi singkat. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kemungkinan banjir dan cuaca ekstrem akibat peralihan musim tersebut.

Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, OKU, OKU Timur, PALI, Lahat, dan Muara Enim. BMKG menegaskan bahwa hujan yang diperkirakan terjadi selama tiga hari ini merupakan bagian dari awal musim hujan di wilayah Sumsel.

Wilayah yang Terkena Dampak Hujan

Berikut adalah rincian wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat dengan durasi singkat selama tiga hari ke depan:

  • Minggu (12 Oktober 2025):

    Siang–sore hari di Musi Rawas dan Musi Rawas Utara, serta dini hari di OKI dan Banyuasin.

  • Senin (13 Oktober 2025):

    Siang–sore hari di PALI, Musi Banyuasin, Banyuasin, Musi Rawas Utara, OKU Selatan, OKU, dan OKU Timur.

  • Selasa (14 Oktober 2025):

    Siang–sore hari di Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lahat, Empat Lawang, Muara Enim, dan Banyuasin.

Imbauan kepada Masyarakat

Kepala BMKG Sumsel mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada siang hingga malam hari. Cuaca ekstrem pada periode ini dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan pohon tumbang.

“BMKG mengeluarkan peringatan dini berbasis curah hujan level waspada selama tiga hari berturut-turut agar masyarakat dapat mengantisipasi aktivitasnya sesuai kondisi cuaca,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca terbaru agar dapat mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah jika cuaca tidak mendukung.

Langkah Pencegahan

Untuk mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem, masyarakat disarankan untuk:
* Memastikan saluran air di sekitar lingkungan dalam kondisi lancar.
* Menyimpan barang-barang penting di tempat yang aman.
* Menghindari daerah rawan banjir atau longsor.
* Memperhatikan perkembangan informasi cuaca melalui sumber resmi.

BMKG juga menyarankan masyarakat untuk menjaga kesadaran akan kondisi cuaca dan mengikuti anjuran dari pihak berwenang. Dengan persiapan yang baik, masyarakat dapat mengurangi risiko kerugian akibat cuaca ekstrem.

Kesimpulan

Peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG Sumsel sangat penting untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan potensi cuaca ekstrem. Dengan informasi yang tepat, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Hal ini menjadi kunci untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »