Bertani di Semanan, Warga Raup Jutaan Rupiah dari Kebun dan Budidaya Ikan

·

·

Urban Farming Semanan Sinergi: Solusi Pertanian di Tengah Kota

Di tengah megahnya bangunan perumahan elit dan padatnya permukiman penduduk, terdapat sebuah lahan pertanian hijau yang berada di lingkungan RW 14 Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Lahan seluas 5.000 meter persegi tersebut dibangun oleh warga setempat dan diberi nama Urban Farming Semanan Sinergi.

Lahan ini awalnya digunakan sebagai fasos fasum, namun kemudian diambil alih oleh pemerintah Kelurahan Semanan dan diubah menjadi lahan pertanian. Sejak 23 November 2023 lalu, warga ramai-ramai mengelola lahan tersebut.

Di area tersebut, berbagai tanaman sayur, buah, serta kolam-kolam yang berisi ikan seperti lele dan nila telah ditanam. Lahan ini terlihat rindang dan setiap sudutnya menghasilkan produk tani dengan nilai ekonomis tinggi. Misalnya, terong yang berbuah lebat, labu yang siap dipanen, pokcoy, serta tanaman cabai dan tomat yang hampir berproduksi setiap minggu.

Terdapat juga rumah penyimpanan bibit dan area hidroponik yang baru saja dibangun. Dari pengelolaan lahan ini, warga setempat yang jumlahnya sekitar 20 orang bekerja sama. Setiap 1 bedeng tanah dikelola oleh 3 orang warga.

Hasil panen dari Urban Farming Semanan Sinergi tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga tetapi juga dijual kepada masyarakat sekitar maupun penjual yang memesan sebelum panen. Tujuan utama dari pengelolaan lahan ini adalah meningkatkan taraf hidup dan ekonomi warga.

Bibit tanaman yang digunakan berasal dari bantuan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) di Jakarta Barat. Bibit gratis ini dimanfaatkan secara optimal oleh Rojali dan pengelola lainnya. Awalnya hanya menanam cabai, hasil panennya mencapai 50 kilogram. Kemudian bawang yang dipanen hampir satu kuintal.

Selain itu, ada juga hidroponik yang baru diluncurkan dua bulan lalu. Panen pertama selada air sebanyak 10 kg disumbangkan ke masjid. Total ada 7 bedeng yang dikelola oleh Urban Farming Semanan Sinergi. Dari lahan tersebut, Rojali dan kelompok tani bisa menghasilkan sekitar Rp 2 juta per bulan.

Rojali berharap, pengelolaan urban farming ini dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan terbatas guna menciptakan ketahanan pangan. Ini menjadi contoh bagaimana warga dapat mengubah lahan yang sebelumnya tidak terpakai menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »