Terence Crawford Diuji Kelas Berat Ringan: Benavidez Menolak Kembali ke Menengah Super

·

·

David Benavidez Tidak Tertarik Bertarung di Kelas Menengah Super

Juara dunia kelas berat ringan (79,3 kg) WBC, David Benavidez, menegaskan bahwa ia tidak tertarik untuk kembali turun ke kelas menengah super (76,2 kg atau 168 pon) demi menghadapi Terence Crawford. Petarung yang memiliki julukan \”The Mexican Monster\” ini menyatakan bahwa ia sudah menutup buku untuk divisi 168 pon, terlepas dari siapa pun lawannya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Benavidez setelah pertarungan wajibnya melawan Anthony Yarde. Meskipun ia mengakui kehebatan Terence Crawford sebagai petinju, bahkan menempatkannya sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa, dia tetap kukuh pada keputusannya untuk tidak bertarung di kelas menengah super lagi.

Crawford sendiri baru saja mencetak sejarah dengan naik kelas dan berhasil merebut gelar juara dunia tak terbantahkan di kelas tersebut dari tangan Canelo Alvarez. Namun, pencapaian luar biasa Crawford tersebut tidak menggoyahkan pendirian Benavidez untuk mengejar gelar tak terbantahkan di kelas menengah super.

\”The Mexican Monster\” menjelaskan bahwa ia tidak gentar menghadapi Crawford. Menurutnya, kelas 168 pon adalah kelas berat alami Crawford, dan dia, Benavidez, telah sepenuhnya meninggalkan divisi tersebut. Petinju yang kini fokus di kelas 79,3 kg ini menekankan bahwa masa-masanya di kelas menengah super sudah selesai.

Benavidez pun tidak menyembunyikan kekecewaannya karena bukan dirinya yang menjadi petinju yang berhadapan dengan Canelo di masa lalu. Dia merasa kesempatan yang diperoleh Crawford menjadi juara dunia dengan mengalahkan Canelo, bisa menjadi miliknya.

\”Jika saya masuk ke sana (melawan Canelo), saya tahu saya akan mengalahkannya. Itulah mengapa itu tidak terjadi, karena Canelo tahu itu akan terjadi,\” kata dia.

Namun, Benavidez tidak fokus ke masa lalu, termasuk peluang untuk menjadi juara dunia yang tak terbantahkan. Dia memusatkan perhatiannya pada jalur yang dapat membawanya langsung ke puncak olahraga tinju yang menegaskan bahwa rencananya melampaui divisi 160 pon.

Rencana tersebut dimulai pada 22 November mendatang di Arab Saudi, melawan mantan penantang gelar dunia Anthony Yarde.

“Saya berada dalam posisi yang sangat baik saat ini sehingga hal itu bisa terjadi di 175. Saya tidak fokus pada Canelo. Saya punya urusan sendiri,” tutur dia.

Fokus pada Masa Depan

Benavidez menjelaskan bahwa ia lebih memilih untuk berkonsentrasi pada kelas berat ringan dan membangun karier di sana. Ia yakin bahwa dengan fokus pada divisi ini, ia bisa mencapai prestasi yang lebih besar.

Petinju asal Meksiko ini juga menyatakan bahwa ia tidak ingin terjebak dalam perbandingan dengan petinju lain, termasuk Crawford. Baginya, setiap petinju memiliki jalur masing-masing, dan ia percaya bahwa langkah-langkahnya akan membawanya ke puncak.

Selain itu, Benavidez juga menunjukkan sikap profesional dan dewasa dalam menghadapi situasi ini. Ia tidak menyalahkan Crawford atas keberhasilannya, tetapi justru mengakui bahwa petinju tersebut layak mendapatkan gelar juara dunia.

Dengan rencana yang jelas dan komitmen tinggi, Benavidez tampaknya siap menghadapi tantangan-tantangan berikutnya di kelas berat ringan. Ia percaya bahwa dengan tekad dan persiapan yang matang, ia bisa mencapai apa yang ia inginkan.



Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »