Kilau Emas Pegadaian Menjangkau Pulau Terluar Bengkalis

·

·

Cerita Fingki dan Nur Aisyah: Mengenal Produk Cicil Emas di Pegadaian

Fingki Triga Handayani, seorang perempuan berusia 25 tahun, memulai hari pertamanya dalam cicilan emas di Pegadaian pada Senin (22/9/2025). Ia membawa uang sejumlah Rp 702 ribu untuk disetorkan kepada petugas Pegadaian UPC Bengkalis di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Setelah pembayaran selesai, ia memeriksa status cicilan di aplikasi Pegadaian Digital untuk memastikan pembayaran sudah diterima.

“Sebenarnya angsuran ini bisa dilakukan tanpa harus ke kantor Pegadaian. Berhubung M-Banking saya sedang error, maka pembayaran pertama ini manual saja dulu,” ujarnya.

Bagi Fingki, emas bukan sekadar logam mulia akan tetapi aset investasi yang menjanjikan karena harga jualnya naik setiap tahun. Asumsi Fingki ini didukung dengan data. Contohnya pada 31 Desember 2023 lalu, harga 1gram emas Antam di Pegadaian adalah Rp 1.159.000. Sementara pada Minggu 28 September 2025, harganya sudah mencapai Rp 2.290.000. Artinya, terjadi kenaikan mencapai 97,6 persen atau hampir dua kali lipat.

Ketertarikan Fingki pada produk Cicil Emas bermula dari cerita teman-temannya yang sudah lebih dulu memulainya. Ada yang mencicil emas mulai dari satu gram, bahkan hanya setengah gram. Obrolan ringan itu kemudian mengubah cara pandang Fingki. Jika sebelumnya ia selalu berpikir bahwa memiliki emas membutuhkan modal besar, kini pandangan itu berubah.

Untuk memperkaya literasi, ia menyimak beragam penjelasan postingan tentang produk Cicil Emas di Tiktok. Setelah memahami dan membandingkan setiap produk serupa, ia memutuskan memilih Pegadaian. “Di Pegadaian itu uang muka memang cenderung lebih besar, tetapi cicilannya kecil. Bagi saya yang pendapatannya tak menentu dari usaha kedai harian, itu lebih cocok daripada produk sejenis di tempat lainnya.”

Keunggulan lain dari Cicil Emas di Pegadaian adalah cicilan tetap meski harga emas naik, bebas biaya penalti, diskon sewa modal apabila pelunasan dipercepat dan lainnya.

Sementara Fingki masih berjuang dengan cicilannya, Nur Aisyah warga Pulau Bengkalis lainnya sudah lebih dulu mengenal Pegadaian. Sejak tahun 2019, ia beberapa kali menggadai emas di Pegadaian sebagai modal tambahan bagi usaha tenun Seroja Putih yang ia rintis. Menurutnya, layanan gadai emas di Pegadaian terasa praktis tanpa prosedur administrasi yang rumit. Barang jaminan juga lebih terjamin karena hampir tak pernah terdengar ada masalah. Ditambah lagi, kehadiran aplikasi Pegadaian Digital memudahkan nasabah memantau transaksi secara langsung dari genggaman.

Di sela kesibukannya membangun usaha, Aisyah yang berulang kali mengunjungi kantor Pegadaian ditawari produk Cicil Emas. Setelah mempertimbangkannya, ia mencoba untuk menyicil emas Galeri24 seberat 2gram, yang dibanderol sekitar Rp2,1 jutaan pada awal tahun 2024. “Setelah setahun mencicil, sekarang kalau saya lihat di aplikasi Pegadaian Digital, harganya sudah tembus Rp 4,2 jutaan. Jadi ada sedikit rasa menyesal juga, kenapa dulu tidak sekalian cicil lebih banyak,” ujarnya sambil berkelakar.

Meski begitu, Aisyah tak berhenti menjadikan emas sebagai instrumen investasi atau tabungan. Ia kini memilih mengalihkan sebagian hasil usahanya ke Tabungan Emas. Dia mengaku membeli emas secara tunai melalui aplikasi Pegadaian Digital mulai dari harga Rp 500 ribuan. Menurutnya, cara ini ampuh sebagai pegangan jika sewaktu-waktu membutuhkan dana darurat, sekaligus menopang keberlangsungan usaha tenun yang tengah ia kembangkan.

Menguatkan Kilau Emas Pegadaian di Pulau Terluar Bengkalis

Sejak resmi bertransformasi menjadi bank emas (bullion bank), Pegadaian terus menghadirkan inovasi layanan yang memudahkan masyarakat. Salah satunya adalah produk Setor Fisik Emas yang diluncurkan pada Juni 2025 lalu. Layanan ini dapat dijadikan pilihan selanjutnya bagi nasabah yang sudah menyelesaikan Cicil Emas. Sebab, emas yang dilunasi dapat dikonversi menjadi saldo Tabungan Emas dengan transaksi minimal 0.5gram hingga 1 kilogram dengan beragam nilai lebih.

Seperti imbal hasil (return) jika di-leverage ke Deposito Emas. Bahkan, menyadur sahabat.pegadaian.co.id, disebutkan nilai emas yang terkumpul pada Tabungan Emas itu akan mengikuti perubahan harga dan dapat dipantau secara berkala melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Meski begitu, saat ini layanan tersebut masih terbatas hanya untuk nasabah di wilayah Jabodetabek dan Balikpapan. Harapannya tentu dalam waktu dekat jangkauannya diperluas ke daerah lain termasuk Bengkalis. Sebab, sebagai salah satu pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura, Bengkalis layak mendapat perhatian lebih dalam mengakses beragam layanan produk keuangan. Apalagi masyarakat di Kabupaten Tertua di Provinsi Riau ini cukup antusias terhadap emas.

Berdasarkan kuesioner sederhana yang disebarkan ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah melalui Google Form kepada warga Pulau Bengkalis dan diisi oleh 27 responden, sebanyak 74 persen di antaranya mengaku pernah membeli emas dalam bentuk fisik. Namun untuk produk Cicil Emas Pegadaian, sebanyak 55,6 persen menyatakan pernah mendengarnya tetapi tidak memahaminya. Sementara 18,5 persen belum pernah mendengarnya sama sekali.

Temuan itu menunjukkan bahwa tingkat literasi masyarakat terhadap Cicil Emas masih relatif rendah, sehingga diperlukan upaya sosialisasi dan edukasi yang lebih intensif agar Pegadaian mengEMASkan Indonesia.

Apalagi kuesioner juga menunjukkan sebanyak 77,8 persen responden menyatakan bahwa sangat penting memiliki emas sebagai tabungan atau investasi. Mayoritas responden juga tertarik untuk mencicil emas jika nilai angsurannya per bulan berkisar Rp 100 ribu hingga 200 ribu.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Pekanbaru, Satriya Bratawijaya mengatakan Bengkalis termasuk salah satu daerah dengan peminat Cicil Emas cukup tinggi di Riau. “Hingga kini, penyalurannya ke masyarakat di Bengaklis telah mencapai lebih dari 2 kilogram,” kata Dia kepada ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah, Senin (23/9/2025).

Ia melanjutkan capaian ini sejalan dengan tren global, di mana minat masyarakat terhadap emas terus mengalami peningkatan signifikan. Mulai dari skema cicilan maupun pembelian tunai. Menurutnya, ketidakstabilan ekonomi dunia mendorong emas menjadi pilihan utama untuk menjaga nilai aset dan hal itu juga tercermin dari antusiasme masyarakat Bengkalis.

“Di setiap daerah, Pegadaian selalu berkomitmen untuk terus mendampingi dan mengedukasi masyarakat terkait manfaat investasi emas dengan berbagai cara seperti sosialisasi ke masyarakat, bekerja sama dengan berbagai instansi dan lainnya,” katanya.

Bagi masyarakat di Pulau Bengkalis, bisa mendapatkan informasi lebih jelas dengan mengunjungi unit pelayanan Pegadaian yakni UPC Bengkalis, UPC Kelapapati dan UPC BRI Selat Baru.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »