Kunci Jawaban PPKn Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Halaman 137: Objek Khas Daerah

·

·

Objek Khas Daerah di Indonesia: Pentingnya Memahami Budaya Lokal

Pendidikan Pancasila kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka bab 4 halaman 137 membahas topik tentang Aku dan Lingkungan Sekitarku. Salah satu materi yang dipelajari adalah objek khas daerah. Objek khas daerah merujuk pada benda, karya, atau hal yang unik dan menjadi ciri khusus suatu wilayah. Contohnya termasuk seni, kerajinan tangan, kuliner, pakaian tradisional, atau bangunan bersejarah.

Memahami objek khas daerah sangat penting karena membantu melestarikan budaya agar tidak punah atau terlupakan. Selain itu, ini juga menjadi cara untuk mengenalkan identitas lokal yang memperkuat rasa bangga terhadap daerah asal. Pengetahuan tentang objek khas juga mendukung pendidikan dan pariwisata, serta dapat menjadi sumber inspirasi bagi kreativitas dalam seni dan industri kreatif.

Dengan demikian, mempelajari objek khas daerah bukan hanya sekedar mengenal benda atau budaya, tetapi juga menjaga identitas, sejarah, dan kearifan lokal yang membentuk karakter masyarakat.

Aktivitas Mengamati Objek Khas Daerah

Pada aktivitas kali ini, siswa diminta untuk menebak gambar yang terdapat pada beberapa wilayah di Indonesia. Mereka dapat menggali informasi singkat tentang objek tersebut dengan bantuan guru. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa mampu mengenal bentuk peninggalan bersejarah maupun tempat penting yang dibangun di beberapa daerah di Indonesia.

Berikut jawaban dari soal-soal yang diberikan:

  • Tugu Monas

    Dirancang oleh R.M. Soedarsono, dibangun dalam tiga tahapan, yaitu 1961-1965, 1966-1968, dan 1969-1976.

    Pembangunan Monas bertujuan untuk mengenang perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaannya.

    Di dalam Monas ada Museum Sejarah Nasional juga Ruang Kemerdekaan.

  • Gedung Sate, Bandung

    Dibangun pada 1920-1924 oleh pemerintah Hindia Belanda.

    Kini Gedung Sate difungsikan sebagai Kantor Gubernur Provinsi Jawa Barat.

    Gedungnya terletak di Jalan Diponegoro Nomor 22 Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung.

  • Candi Borobudur, Magelang

    Dibangun oleh Dinasti Syailendra pada 780-840 M.

    Candi ini menjadi peninggalan Buddha terbesar di dunia.

    Pertama kali ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles di 1814.

    Candi ini baru bisa dibersihkan seluruhnya di 1835.

    Candi ini ada di Jalan Badrawati, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

  • Jembatan Ampera, Palembang

    Jembatan Ampera ada di tengah kota Palembang. Jembatan ini menghubungkan daerah seberang ulu dan seberang ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

    Jembatan Ampera dibangun pada 1962.

    Namanya berasal dari slogan bangsa Indonesia pada tahun 1960 silam yaitu Amanat Penderitaan Rakyat.

  • Jam Gadang, Sumatera Barat

    Jam Gadang terletak di Jalan Istana Kelurahan Bukit Cangang, Kecamatan Guguk Panjang, Bukittinggi.

    Jam Gadang ini dibangun pada 1926 dan merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker pada masa Hindia Belanda dulu.

    Jam Gadang sebenarnya diartikan sebagai jam besar yang mesin penggeraknya hanya ada dua di dunia.

    Satu di jam gadang, satunya di Big Ben London, Inggris.

    Jam Gadang punya lonceng yang permukaannya tertulis nama pabrik pembuatnya yaitu Vortmann Recklinghausen.

  • Garuda Wisnu Kencana, Bali

    Patung Garuda Wisnu Kencana ada di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana yang terletak di Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali.

    Patung ini tingginya sampai 121 meter dan bisa melihat jarak pandangnya hingga 20 km.

    Uniknya pembangunan Garuda Wisnu Kencana ini perlu waktu yang sangat panjang, kurang lebih selama 28 tahun lamanya.

  • Monumen Kapsul Waktu, Papua

    Monumen ini terletak di depan Kantor Bupati Merauke, Papua.

    Pembangunan Monumen Kapsul Waktu dilakukan dalam dua tahapan, tepatnya pada 2016 dan 2017 silam.

    Monumen ini menyimpan tulisan mimpi dan harapan anak-anak Indonesia yang diletakkan di tahun 2015 dan akan dibuka pada 2085 mendatang.

Kesimpulan

Objek khas daerah memiliki peran penting dalam menjaga identitas dan kearifan lokal. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu memahami nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung dalam objek-objek tersebut. Jawaban yang diberikan bersifat terbuka dan dapat dieksplorasi lebih lanjut.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »