Komentar Aditya Zoni Mengenai Tuduhan Narkoba yang Menimpa Kakaknya
Aditya Zoni, adik dari Ammar Zoni, memberikan pernyataan resmi terkait dugaan keterlibatan kakaknya dalam kasus narkoba. Ia menegaskan bahwa dirinya yakin Ammar bukanlah orang seperti yang dituduhkan.
“Sebagai adiknya Bang Ammar yang tahu seluruh kehidupan Bang Ammar dari kecil sampai sekarang, saya yakin abang saya tidak seperti apa yang dituduhkan,” ujarnya.
Menurut Aditya, Ammar Zoni dikenal sebagai sosok yang baik dan dermawan. Ia sering membantu orang lain dan sangat menyayangi keluarganya.
“Abang saya pribadi yang baik, sering membantu orang lain, dan sangat sayang sama keluarganya,” tambahnya.
Aditya juga menyampaikan bahwa keluarganya sudah menghadapi berbagai cobaan sejak lama. Meski begitu, ia tetap akan mendukung sang kakak dalam segala situasi.
“Banyak sekali cobaan yang sudah menghampiri keluarga saya, tapi saya akan terus support abang saya apapun yang terjadi,” katanya.
Kasus Narkoba Terbaru yang Menimpa Ammar Zoni
Ammar Zoni kembali terseret dalam kasus narkoba dengan dugaan mengedarkan barang haram di dalam Rutan Kelas I Salemba, Jakarta Pusat. Ia bersama lima orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus peredaran sabu dan tembakau sintetis di balik jeruji besi.
Polisi mengungkap bahwa jaringan tersebut menggunakan aplikasi bernama Zangi untuk berkomunikasi tanpa nomor telepon. Sistem enkripsinya membuatnya sulit dilacak oleh aparat.
Dari hasil penyelidikan, Ammar Zoni diduga berperan sebagai penampung narkotika dari seseorang di luar rutan.
Kasus ini menjadi yang keempat bagi Ammar Zoni terkait narkoba. Sebelumnya, ia pernah ditangkap pada 2017 dan menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur.
Pada Desember 2023, ia kembali ditangkap di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, dengan barang bukti sabu dan ganja. Ia kemudian divonis empat tahun penjara atas kasus tersebut.
Belum genap setahun setelah vonis itu dijatuhkan, kini namanya kembali mencuat akibat diduga menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba di balik rutan.
Latar Belakang Kasus Narkoba Ammar Zoni
Ammar Zoni memiliki riwayat panjang dengan kasus narkoba. Pada 2017, ia ditangkap dan menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur. Setelah itu, ia kembali ditangkap pada Desember 2023, dengan barang bukti sabu dan ganja.
Kasus terbaru ini menunjukkan bahwa Ammar masih terlibat dalam peredaran narkoba, meskipun telah menjalani hukuman sebelumnya.
Polisi mengungkap bahwa jaringan tersebut menggunakan aplikasi Zangi untuk berkomunikasi. Aplikasi ini tidak membutuhkan nomor telepon dan memiliki sistem enkripsi yang sulit dilacak.
Ammar Zoni diduga bertindak sebagai penampung narkotika dari seseorang di luar rutan. Hal ini menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkoba tidak hanya beroperasi di luar rutan, tetapi juga di dalamnya.
Dukungan Keluarga terhadap Ammar Zoni
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, keluarga Ammar Zoni tetap memberikan dukungan penuh kepada sang kakak. Aditya Zoni menegaskan bahwa ia akan terus mendukung Ammar dalam segala situasi.
“Banyak sekali cobaan yang sudah menghampiri keluarga saya, tapi saya akan terus support abang saya apapun yang terjadi,” katanya.
Dukungan ini menunjukkan bahwa keluarga Ammar percaya bahwa ia tidak terlibat dalam peredaran narkoba seperti yang diberitakan.
Kesimpulan
Kasus terbaru yang menimpa Ammar Zoni menunjukkan bahwa ia masih terlibat dalam peredaran narkoba. Namun, adiknya, Aditya Zoni, tetap percaya bahwa kakaknya tidak seperti yang dituduhkan.
Meskipun memiliki riwayat panjang dengan kasus narkoba, keluarga Ammar tetap memberikan dukungan penuh. Mereka yakin bahwa Ammar adalah sosok yang baik dan dermawan.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.