Arsenal Tampil Dominan, Tapi Laga Lawan Olympiacos Jadi Ujian Berat
Arsenal kembali menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki musim ini. Namun, kemenangan 2-0 atas Olympiacos di Liga Champions, Kamis (2/10) dini hari WIB, tidak datang dengan mudah. Meski tampil dominan sejak awal, tim asuhan Mikel Arteta harus melewati beberapa momen berbahaya sebelum akhirnya meraih kemenangan.
Dengan investasi besar senilai GBP 250 juta pada bursa transfer musim panas, Arsenal diharapkan mampu melampaui batas-batas yang selama ini menghalangi mereka di kompetisi elite Eropa. Namun, pertandingan melawan juara Yunani ini menjadi pengingat bahwa sekadar memiliki bangku cadangan penuh bintang seperti Declan Rice, Bukayo Saka, Eberechi Eze, dan Riccardo Calafiori tidak selalu menjamin laga berjalan mulus.
Dominasi Awal Tapi Kesulitan Mengubah Peluang Menjadi Gol
Arsenal tampil dominan sejak awal dan seharusnya bisa memastikan kemenangan lebih cepat. Namun, deretan peluang terbuang membuat mereka hanya bisa bertahan dengan keunggulan tipis 1-0 hingga menit-menit akhir. Hal ini memaksa para suporter menahan napas penuh ketegangan di Stadion Emirates.Gol Pembuka Datang dari Gabriel Martinelli
Gol pembuka datang dari Gabriel Martinelli pada menit ke-12. Setelah sebelumnya membuang peluang emas lewat sundulan, winger asal Brasil itu menebus kesalahannya dengan sigap menyambar bola rebound hasil tembakan Viktor Gyokeres yang ditepis kiper Kostas Tzolakis dan membentur tiang gawang.Penyelamatan Spektakuler David Raya
Meski unggul, Arsenal nyaris dikejutkan oleh peluang emas Olympiacos. Daniel Podence menyambar umpan silang Chiquinho dengan tendangan voli keras dari jarak 10 yard. Namun, kiper David Raya melakukan penyelamatan spektakuler dengan terbang ke sisi kiri gawang. Moment ini bisa masuk daftar Save of the Season meski musim masih dini.Gyokeres Nyaris Menggandakan Keunggulan
The Gunners terus menekan. Gyokeres nyaris menggandakan keunggulan usai menerima umpan ciamik dari Martin Odegaard, tetapi aksi heroik bek Francisco Ortega menggagalkan peluang tersebut.Drama di Akhir Pertandingan
Drama berlanjut hingga menit akhir. Arsenal tampak gugup, suporter bersorak penuh frustrasi, dan Olympiacos mencoba mencari celah untuk menyamakan kedudukan. Namun pada akhirnya, Bukayo Saka memastikan kemenangan lewat gol di masa tambahan waktu. Gol itu sekaligus menutup laga dengan skor 2-0, memberikan Arsenal dua kemenangan beruntun setelah sebelumnya menumbangkan Athletic Bilbao 2-0.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Arsenal kini memiliki kedalaman skuad yang mengesankan. Bahkan dengan meninggalkan Rice, Saka, dan Eze di bangku cadangan, Mikel Arteta masih bisa menurunkan tim kuat dengan talenta muda seperti Myles Lewis-Skelly, yang tampil menawan meski dimainkan sebagai bek kiri.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.