Bank Sumut Siapkan Layanan Cepat Kredit Perumahan, Proses Selesai dalam Tiga Hari

·

·

Bank Sumut Siap Mendukung Percepatan Kredit Program Perumahan di Sumatera Utara

Bank Sumut menunjukkan komitmennya untuk mendukung percepatan Kredit Program Perumahan (KPP) di Sumatera Utara. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan perumahan rakyat di daerah. Dengan jaringan layanan yang tersebar di 233 unit kerja, Bank Sumut akan mulai mengimplementasikan program KPP pada 15 Oktober 2025, bertepatan dengan peluncuran Sistem Informasi Kredit Perumahan (SIKP) oleh Presiden Prabowo Subianto di Surabaya.

Direktur Bisnis & Syariah Bank Sumut, Syafrizalsyah, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh infrastruktur dan sumber daya manusia untuk memastikan proses pengajuan kredit berlangsung cepat dan efisien. “Kami menargetkan seluruh proses antara calon debitur dan pihak bank selesai maksimal tiga hari kerja. Ini bentuk komitmen kami untuk memberikan layanan yang cepat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Syafrizalsyah, Sabtu 11 Oktober 2025.

Dorong Akses Pembiayaan Sektor Perumahan

Bank Sumut juga aktif melakukan sosialisasi KPP kepada berbagai pihak, mulai dari pengembang perumahan hingga pelaku UMKM di sektor konstruksi. Program ini dianggap strategis karena membuka peluang lebih luas bagi pengembang lokal yang selama ini terkendala akses ke pembiayaan formal.

Kesiapan Bank Sumut mendapatkan apresiasi langsung dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dalam kegiatan Sosialisasi KPP di Medan pada Jumat 10 Oktober 2025. Acara tersebut juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota.

“Kalau Bank Sumut bisa hadir dengan bunga rendah dan proses cepat, rakyat pasti lebih memilih bank ketimbang rentenir,” tegas Maruarar. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara perbankan, pemerintah daerah, dan pengembang untuk memastikan program ini benar-benar menyentuh masyarakat bawah.

Dua Skema Kredit Program Perumahan

KPP sendiri terdiri dari dua skema utama:

  • Skema 1 – KPP Sisi Supply: ditujukan bagi pengembang, kontraktor, atau toko bahan bangunan dengan plafon pinjaman hingga Rp5 miliar.
  • Skema 2 – KPP Sisi Demand: menyasar pelaku UMKM sektor perumahan, dengan plafon maksimal Rp500 juta dan bunga subsidi hanya 5 persen.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, menjelaskan bahwa berbeda dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) umum, KPP tetap bisa diakses meski calon debitur memiliki kredit komersial, selama status kolektibilitasnya tergolong lancar.

Dukung Program FLPP dan Perumahan Subsidi

Selain fokus pada KPP, Bank Sumut juga berkomitmen memperkuat penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang merupakan program KPR subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan tambahan kuota 5.000 unit rumah, total target pembangunan rumah bersubsidi di Sumut melalui Bank Sumut mencapai 20.000 unit.

Keunggulan KPR FLPP Bank Sumut yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara antara lain:

  • Bebas biaya administrasi
  • Tanpa biaya provisi
  • Gratis biaya akad, khusus bagi perumahan di bawah naungan pengembang anggota REI

Dorong Ekonomi Daerah Lewat Sektor Perumahan

Bank Sumut melihat momentum ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat portofolio kredit produktif dan menumbuhkan ekonomi daerah melalui sektor perumahan yang inklusif. Dengan layanan yang semakin cepat dan program bunga rendah, Bank Sumut optimistis dapat menjadi pelopor realisasi Kredit Program Perumahan di Sumatera Utara, membuka jalan bagi masyarakat untuk memiliki rumah sekaligus memperkuat sektor usaha lokal.



Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »