Bukti Intuisi Ibu Brigadir Esco Lebih Kuat Daripada Ramalan Dukun, Langsung Terbukti

·

·

Kehilangan dan Temuan Jasad Brigadir Esco Fasca Relly

Kasus kematian Brigadir Esco Fasca Relly yang terjadi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi sorotan publik. Kejadian ini tidak hanya mengejutkan keluarga korban, tetapi juga memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan mengenai proses pencarian keberadaan korban serta tindakan yang dilakukan oleh istri korban, Briptu Rizka Sintiyani.

Firasat Ibu Korban Lebih Kuat dari Dukun

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah firasat ibu korban yang ternyata lebih akurat dibandingkan prediksi dari seorang dukun. Menurut pengakuan keluarga, Briptu Rizka Sintiyani sempat mencari bantuan dari seorang dukun bernama Abah untuk mengetahui keberadaan suaminya. Namun, hasil yang diberikan oleh dukun tersebut justru menyebut bahwa Brigadir Esco berada jauh dari lokasi rumah korban, sekitar 50 kilometer dari tempat ia ditemukan.

Namun, firasat ibu korban justru mengatakan bahwa anaknya masih berada dekat dengan rumah. Hal ini membuktikan bahwa naluri seorang ibu bisa lebih kuat daripada prediksi orang luar.

Penyelidikan Awal dan Ketidakpuasan Keluarga

Sebelum jasad Brigadir Esco ditemukan, keluarga korban sudah merasa curiga terhadap tindakan Briptu Rizka. Mereka heran kenapa istri korban tidak melaporkan hilangnya suaminya ke pihak berwajib. Padahal, Brigadir Esco sudah hilang sejak 19 Agustus 2025, namun sampai jasadnya ditemukan pada 24 Agustus 2025, Rizka tidak pernah membuat laporan polisi.

Menurut pengacara korban, Lalu Anton Hariawan, keluarga sangat tidak puas dengan sikap Rizka. Mereka merasa ada kejanggalan dalam penyelidikan awal kasus ini. Selain itu, dalam autopsi, diketahui bahwa Brigadir Esco meninggal karena pukulan benda tumpul. Namun, istri korban tidak membuat laporan polisi, sementara ayah korban yang melakukan laporan.

Upaya Pencarian oleh Briptu Rizka

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Briptu Rizka Sintiyani tetap membantah dirinya sebagai pelaku pembunuhan. Melalui pengacaranya, Rossi, ia menjelaskan bahwa selama masa hilangnya suaminya, Rizka aktif mencari keberadaan Brigadir Esco. Bahkan, ia sempat mengunjungi kantor tempat Esco bekerja dan melaporkan hilangnya suaminya kepada pimpinan kepolisian setempat.

Selain itu, Rizka juga meminta bantuan dari intel untuk melacak ponsel Esco yang tidak bisa dihubungi. Ia bahkan memberikan informasi tentang lokasi seorang dukun bernama Abah yang disinyalir mengetahui keberadaan suaminya.

Kekurangan Bukti dan Persidangan Mendatang

Rossi juga menyampaikan bahwa penentuan Briptu Rizka sebagai tersangka diwarnai beberapa kejanggalan. Salah satunya adalah dugaan adanya bercak darah di rumah korban dan tersangka. Namun, menurut Rossi, bukti-bukti ini belum sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan.

\”Kami akan membawa bukti-bukti ini ke persidangan. Kami ingin menunjukkan bahwa kliennya tidak bersalah,\” ujar Rossi. Ia menegaskan bahwa proses hukum ini masih panjang dan banyak hal yang perlu diverifikasi.

Kesimpulan

Kasus ini menunjukkan betapa kompleksnya proses penyelidikan dan bagaimana peran keluarga serta pihak berwajib dalam menyelesaikan sebuah kasus kriminal. Meskipun Briptu Rizka telah ditahan dan menjalani rekonstruksi, persidangan akan menjadi momen penting untuk menentukan kebenaran dan keadilan dalam kasus ini.



Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »