Cara Mudah Mengawetkan Alpukat untuk MPASI yang Cepat Matang

·

·

Tips Menyimpan Alpukat agar Cepat Matang untuk MPASI

Alpukat sering dijadikan pilihan utama dalam menu makanan pendamping ASI (MPASI) karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang creamy. Selain itu, alpukat juga kaya akan nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang bayi. Namun, ada tantangan tersendiri saat membeli alpukat. Terkadang buah yang dibeli masih keras dan butuh waktu lama untuk matang. Berikut ini beberapa cara efektif untuk menyimpan alpukat agar cepat matang dan siap digunakan sebagai MPASI.

1. Simpan di Suhu Ruang

Jika alpukat masih dalam kondisi keras saat dibeli, sebaiknya jangan langsung dimasukkan ke kulkas. Suhu dingin justru akan memperlambat proses pematangan buah. Dengan menyimpannya di suhu ruang, proses alami pematangan bisa berlangsung lebih cepat dan merata.

Mama bisa meletakkan alpukat di meja dapur atau wadah terbuka pada suhu ruang normal. Biasanya dalam beberapa hari tekstur alpukat akan mulai melunak, daging buah terasa lebih creamy, dan siap diolah menjadi MPASI. Cara sederhana ini efektif membantu alpukat matang dengan sendirinya tanpa perlu tambahan perlakuan khusus.

2. Gunakan Kantong Kertas

Menyimpan alpukat di dalam kantong kertas bisa jadi trik ampuh untuk mempercepat proses pematangannya. Hal ini karena kantong kertas mampu menjebak gas etilen alami yang dikeluarkan buah. Gas inilah yang berperan penting dalam mempercepat alpukat jadi lebih cepat lembut dan matang sempurna.

Agar hasilnya lebih maksimal, Mama bisa menambahkan buah lain seperti pisang atau apel ke dalam kantong kertas bersama alpukat. Kedua buah ini juga menghasilkan etilen dalam jumlah tinggi, sehingga proses pematangan alpukat jadi lebih cepat. Biasanya dalam waktu 1–3 hari, alpukat sudah mulai matang dan siap disajikan sebagai MPASI.

3. Simpan di Tempat Beras

Selain menggunakan kantong kertas atau koran, cara unik yang juga sering dipakai adalah menyimpan alpukat di dalam tempat beras. Beras dapat membantu menjaga suhu tetap stabil sekaligus menahan gas etilen agar lebih terkonsentrasi di sekitar buah. Hal ini membuat proses pematangan alpukat berlangsung lebih cepat.

Cukup masukkan alpukat ke dalam wadah beras, lalu timbun sebagian atau seluruh bagiannya. Pastikan tempat penyimpanan tetap kering dan tidak lembap. Dengan cara ini, biasanya alpukat akan matang lebih cepat dalam waktu 2–3 hari, sehingga siap diolah menjadi menu MPASI yang lembut dan bergizi untuk si Kecil.

Cara Mengetahui Alpukat Sudah Matang atau Belum

Untuk mengetahui apakah alpukat sudah matang atau belum, Mama bisa memastikannya dengan cara-cara berikut:

  • Tekstur buah: Tekan perlahan kulit alpukat. Jika terasa agak lembek tapi tidak terlalu lunak, berarti sudah matang.
  • Warna kulit: Beberapa jenis alpukat akan berubah lebih gelap saat matang.
  • Biji longgar: Goyangkan bijinya dengan lembut, kalau terasa sedikit longgar biasanya alpukat sudah matang.

Nah, itu tadi beberapa cara menyimpan alpukat agar cepat matang dan siap disajikan sebagai MPASI bergizi untuk si Kecil. Semoga informasi ini bisa membantu Mama!


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »