Palestina Resmi Bergabung dengan BRICS
Palestina resmi mendaftar sebagai anggota BRICS setelah mayoritas negara di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui kemerdekaannya. BRICS adalah forum ekonomi yang terdiri dari lima negara besar, yaitu Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Sejak 2024, sejumlah negara lain seperti Mesir, Uni Emirat Arab (UEA), Ethiopia, dan Iran memutuskan untuk bergabung dengan BRICS. Sementara itu, Indonesia juga telah resmi menjadi anggota BRICS pada Januari 2025 lalu.
Permintaan Palestina untuk bergabung ke BRICS menambah panjang daftar negara yang tergabung dalam aliansi ini. Berikut adalah daftar lengkap anggota tetap, mitra, dan negara yang menyatakan minat untuk bergabung.
Daftar Negara BRICS, Anggota Penuh dan Mitra
BRICS awalnya dibentuk tanpa Afrika Selatan pada tahun 2009. Aliansi ini dirancang untuk memberikan keseimbangan terhadap dominasi lembaga keuangan global seperti IMF dan Bank Dunia. Tujuan utama BRICS adalah menjadi wadah inklusif bagi negara-negara Global South, dengan fokus pada kerja sama ekonomi yang berkelanjutan dan pembangunan adil bagi semua anggotanya.
BRICS bertujuan menciptakan kemitraan strategis antar negara-negara berkembang melalui langkah-langkah kolektif dalam perdamaian, keamanan, dan kemakmuran bersama. Prinsip-prinsip dasar yang diterapkan dalam BRICS meliputi saling menghormati, kesetaraan berdaulat, inklusivitas, konsensus, dan kolaborasi yang diperkuat.
Bentuk Kerja Sama BRICS
BRICS beroperasi melalui berbagai platform, termasuk pertemuan tahunan di tingkat tinggi, diskusi antara menteri, dan kelompok kerja yang menitikberatkan pada aspek keuangan, perdagangan, dan keamanan. Setiap tahun, pemimpin dari negara-negara anggota berkumpul untuk membahas tantangan global dan merancang strategi kolaborasi.
Selain itu, BRICS telah mendirikan New Development Bank (NDB) untuk mendukung proyek infrastruktur dan investasi di antara anggotanya, sehingga mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan Barat. Dengan mempromosikan dialog dan kerja sama, BRICS bertujuan untuk memperkuat posisi negara-negara berkembang dalam urusan internasional dan menciptakan sistem ekonomi global yang lebih adil.
Negara-Negara yang Menjadi Mitra BRICS
Seiring berjalannya waktu, BRICS menggandeng beberapa negara tambahan. Indonesia secara resmi diakui sebagai negara mitra BRICS bersama 12 negara lainnya. Di Asia Tenggara, Malaysia, Thailand, dan Vietnam juga menjadi mitra BRICS.
Berikut daftar lengkap negara mitra penuh BRICS:
– Belarusia
– Bolivia
– Kazakhstan
– Kuba
– Malaysia
– Thailand
– Uganda
– Uzbekistan
– Vietnam
Sebelas negara anggota BRICS ini mewakili 50 persen populasi penduduk dunia dan sekitar 35 persen ekonomi global berdasarkan gabungan total PDB.
Negara yang Menyatakan Minat Bergabung BRICS
Selain anggota tetap dan negara mitra, sejumlah negara juga telah menyampaikan minat untuk bergabung BRICS, termasuk Palestina baru-baru ini. Berikut daftar negara yang menyatakan minat bergabung BRICS:
– Kamerun
– Republik Afrika Tengah
– Kongo
– Republik Demokratik Kongo
– Guinea Khatulistiwa
– Ghana
– Libya
– Mali
– Senegal
– Sudan Selatan
– Sudan
– Tunisia
– Zimbabwe
– Kolombia
– El Salvador
– Nikaragua
– Peru
– Venezuela
– Afganistan
– Azerbaijan
– Bahrain
– Bangladesh
– Irak
– Kuwait
– Laos
– Myanmar
– Pakistan
– Palestina
– Sri Lanka
– Suriah
– Serbia
Anggota BRICS Bentuk NDB
Anggota BRICS juga membentuk New Development Bank (NDB). NDB adalah lembaga keuangan multilateral yang didirikan pada 2024 lalu. Tujuan dari NDB adalah menyediakan pendanaan untuk sejumlah proyek infrastruktur di negara-negara berkembang.
NDB disebut sebagai saingan dari lembaga keuangan multilateral yang dibentuk oleh negara-negara Barat seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank). NDB didirikan oleh negara-negara anggota pertama BRICS dengan modal sebesar 100 miliar dollar AS yang dibagi rata antara lima negara pendiri, yaitu Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Kantor pusat NDB berlokasi di Shanghai, Cina, dengan memiliki beberapa kantor regional, termasuk di Afrika. Dengan bertambahnya jumlah anggota, BRICS kini dikenal sebagai BRICS+.
Pemegang saham pada New Development Bank juga otomatis bertambah. Beberapa negara yang ikut menyetor modal saham di New Development Bank antara lain Bangladesh, Mesir, dan Uni Emirat Arab.
Itulah daftar anggota BRICS sekarang, baik anggota tetap, mitra hingga negara yang menyatakan minat untuk bergabung.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.