Dari Garut ke Taiwan: Perjalanan Wily Wiryawan Mewujudkan Mimpi

·

·

Kisah Inspiratif Wily Wiryawan, dari Garut ke Taiwan

Di balik senyapnya sebuah desa sederhana di Garut, Jawa Barat, tersimpan kisah luar biasa tentang kegigihan, mimpi besar, dan semangat pantang menyerah. Wily Wiryawan, seorang pemuda yang terlahir dari keluarga sederhana, telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menjangkau langit impian. Dengan tekad kuat dan kerja keras yang tiada henti, Wily kini menapakkan kakinya di negeri orang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, usai dinobatkan sebagai lulusan terbaik Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (POLMAN Bandung).

Lulus dengan IPK tertinggi sebesar 3,72, Wily berhasil menyelesaikan masa studinya dalam waktu tiga tahun. Capaian ini tidak hanya menjadi bukti kecerdasannya, tetapi juga dedikasi yang ia curahkan sepanjang perkuliahan. Namun, kisah inspiratif Wily tak hanya bermula saat ia menjadi mahasiswa, melainkan jauh sebelumnya. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, Wily sudah dikenal sebagai siswa berprestasi. Ia selalu meraih peringkat terbaik di kelas, bahkan kerap membawa pulang piala dan penghargaan dari berbagai lomba akademik.

Kegigihannya belajar tak lepas dari latar belakang keluarganya yang hidup dengan segala keterbatasan. Ayah dan ibunya hanya mampu mencukupi kebutuhan pokok, namun tak pernah memadamkan semangat sang anak untuk terus belajar dan bermimpi besar.

“Saya sadar, satu-satunya jalan keluar dari keterbatasan ekonomi keluarga adalah lewat pendidikan,” ucap Wily suatu waktu.

Beruntung, Wily memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah). Bantuan tersebut menjadi batu loncatan baginya untuk masuk ke salah satu institusi vokasi terbaik di Indonesia, POLMAN Bandung. Tak menyia-nyiakan kesempatan, Wily menjalani masa kuliah dengan penuh kedisiplinan. Ia aktif mengikuti berbagai proyek dan kegiatan akademik, serta selalu berusaha memberikan yang terbaik di setiap mata kuliah.

Namun, perjuangan Wily tak berhenti di ruang kelas. Menyadari pentingnya terus berkembang, ia memberanikan diri mendaftar program beasiswa luar negeri di tahun terakhir kuliahnya. Tak tanggung-tanggung, ia melamar ke Cheng Shiu University di Taiwan dan diterima dengan beasiswa penuh.

“Saya sempat ragu, tapi saya ingat mimpi masa kecil saya: ingin bisa belajar dan bekerja di luar negeri. Dari Garut, saya ingin menembus batas,” tutur Wily.

Karena harus segera berangkat ke Taiwan untuk memulai masa studi, Wily tidak bisa menghadiri acara wisuda POLMAN Bandung. Meski begitu, namanya tetap disebut dalam acara sakral tersebut sebagai lulusan terbaik tahun akademik 2025. Sebuah penghargaan istimewa diberikan kepadanya dan diumumkan di hadapan seluruh sivitas akademika dan keluarga wisudawan. Dalam sebuah video yang direkam dari Taiwan, Wily menyampaikan ucapan terima kasihnya: “Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung saya, dosen, teman-teman, pihak kampus, dan terutama untuk keluarga saya. Penghargaan ini saya dedikasikan sepenuhnya untuk orang tua saya, terutama almarhum ayah saya yang sudah tiada. Ayah adalah alasan saya bertahan selama ini.”

Kini, Wily sedang menjalani studi lanjutan di bidang teknik di Cheng Shiu University, Taiwan. Di negeri orang, ia melanjutkan perjuangannya dengan membawa semangat Garut, membungkus mimpi yang dulu ia rajut di rumah sederhana, dan mengubahnya menjadi kenyataan.

Kisah Wily Wiryawan adalah pengingat bagi kita semua bahwa mimpi tak pernah mengenal batas ekonomi, tempat lahir, ataupun kondisi keluarga. Selama ada tekad, kerja keras, dan keberanian untuk melangkah, jalan menuju kesuksesan selalu terbuka.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »