Diduga Match Fixing! PSIS Semarang Kena Rujak Suporter Usai Curangi Poin di Kandang Persipal Palu

·

·

PSIS Semarang Kembali Ke Papan Bawah Grup Timur

PSIS Semarang berhasil membawa pulang satu poin dari laga tandang mereka melawan Persipal Palu di Stadion Gawalise, Kota Palu, pada pekan kelima Championship 2025, Sabtu (11/10/2025). Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 menjadi poin pertama bagi Laskar Mahesa Jenar musim ini.

Gol tunggal tuan rumah dicetak oleh Mohammad Said pada menit ke-20, memanfaatkan kesalahan dari lini belakang PSIS. Sementara itu, PSIS berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua lewat gelandang asal Brasil, Luann Sergio Nascimento Diaz, tepatnya di menit ke-46. Gol tersebut menjadi penyelamat bagi Laskar Mahesa Jenar yang sempat tertinggal hampir sepanjang babak pertama.

Meski berhasil mencuri satu poin, performa PSIS dalam laga tersebut jauh dari kata memuaskan. Sejumlah suporter menilai permainan tim kebanggaan warga Semarang itu tidak menunjukkan progres berarti, terkesan bermain buruk dan tanpa adanya pola permainan.

Di akun Instagram resmi klub, @psisofficial, unggahan hasil pertandingan dengan caption “Akhir perjuangan di Palu” justru diserbu komentar bernada kecewa dari pendukungnya. Salah satu komentar datang dari akun @sakasenonugroho yang menulis, “Lihat streaming malah bikin darah tinggi, dua tim tolol semua. Tapi tetap alhamdulillah 1 poin.” Sementara akun lain, @dodokariyanto5, menambahkan tagar singkat namun bernada serius, “#SelamatkanPSIS.”

Menariknya, sindiran juga datang dari akun pendukung klub rival, yakni @meme_pss.sleman1976, yang menulis dengan nada bercanda, “Next match mending WO aja, lawan Kudus aja kebantai apalagi lawan PSS Sleman.”

Hasil imbang ini memang belum cukup mengangkat posisi PSIS di klasemen sementara Grup Timur. Dengan koleksi satu poin dari lima pertandingan, Mahesa Jenar masih terdampar di dasar klasemen. Situasi ini membuat tekanan terhadap manajemen semakin besar, terlebih ekspektasi suporter menginginkan Laskar Mahesa Jenar dikelola secara profesional dan dapat kembali promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Isu Tak Sedap di Balik Pertandingan

Tidak hanya soal hasil di lapangan, laga Persipal Palu kontra PSIS Semarang juga diwarnai isu tak sedap. Sebelum pertandingan digelar, akun Instagram @forum_wasit_idn sempat mengunggah postingan yang menyinggung dugaan percobaan match fixing atau pengaturan skor. Dalam video yang kemudian ramai beredar melalui akun @nusaliga, terdengar percakapan seseorang yang menyebut, “Sultan, kamu coba call. Itu kepala wasit untuk pertandingan Palu itu siapa, wasit bisa diatur enggak?”

Meski video tersebut cepat menyebar di media sosial, belum ada klarifikasi resmi baik dari federasi maupun pihak penyelenggara Championship terkait kebenaran isi rekaman tersebut.

Harapan untuk Perbaikan

Bagi PSIS Semarang, hasil di Palu ini setidaknya menjadi titik awal untuk bangkit. Namun jika tak segera berbenah, mereka terancam terus terjebak di papan bawah dan terdegradasi ke Liga 3. Performa yang tidak stabil dan isu-isu yang muncul membuat para suporter mulai khawatir akan masa depan klub.

Untuk itu, manajemen dan pelatih harus segera melakukan evaluasi mendalam terhadap strategi dan taktik yang digunakan. Selain itu, penting untuk menjaga reputasi klub dengan menghindari segala bentuk manipulasi atau tindakan yang merusak sportivitas sepak bola. Hanya dengan komitmen dan kerja keras, PSIS Semarang bisa kembali menjadi tim yang diminati dan dihormati oleh seluruh pecinta sepak bola Indonesia.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »