Timnas Indonesia Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
Harapan Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 telah pupus setelah tim nasional resmi gagal melaju ke putaran final. Hal ini terjadi setelah menelan dua kekalahan di ronde keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan kapten tim, Jay Idzes, menyampaikan penyesalan mendalam atas hasil ini. Erick bahkan menuliskan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui akun Instagram pribadinya.
Sementara itu, Jay Idzes menyoroti performa tim yang kurang maksimal dalam menyelesaikan peluang menjadi gol. Meski kecewa, ia tetap optimis bahwa Timnas bisa bangkit dan menatap peluang lolos di Piala Dunia 2030.
Zidane Iqbal mencetak gol semata wayang pada menit ke-76. Hasil ini membuat Indonesia gagal meraih satu poin pun di putaran keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Seperti yang diketahui, Skuad Garuda juga menelan kekalahan pada laga perdana. Kala itu, tim asuhan Patrick Kluivert dipukul Arab Saudi dengan skor 2-3. Timnas Indonesia tidak hanya kehilangan harapan ke Piala Dunia 2026 tetapi juga resmi menjadi juru kunci Grup B.
Pasca pertandingan berakhir, Erick Thohir menulis pesan permintaan maaf di akun media sosial Instagram. \”Terima kasih kepada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini. Kami memohon maaf mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan,\” tulis Erick Thohir.
Penyesalan Jay Idzes dan Peluang di Piala Dunia 2030
Sementara itu, ditemui setelah laga, Jay Idzes mengucapkan kata penyesalan. \”Kami melakukan hal bagus dalam banyak hal namun kami tidak menyelesaikan hal itu dengan gol,\” ucap Jay Idzes dalam wawancara seusai pertandingan.
“Saat melawan Arab Saudi, kami tidak memainkan level permainan terbaik. Dan kalian bisa lihat hari ini, semua pemain berjuang.” “Kami bermain baik. Namun seperti yang saya katakan, kami tidak menuntaskannya [dengan gol],” ujar Jay Idzes.
Namun, kata Jay Idzes, Indonesia mempunyai peluang untuk lolos di Piala Dunia 2030. Ini merupakan momen 100 tahun kejuaraan dunia sepak bola putra. Perhelatan akbar sepak bola akan digelar di Maroko, Portugal, dan Spanyol. Ada tambahan Uruguay, Argentina, dan Paraguay yang akan menggelar satu pertandingan.
Tiga negara Amerika Latin itu yang dipilih karena Uruguay adalah tuan rumah pertama Piala Dunia 1930 dan jadi juara dengan mengalahkan Argentina 4-2, sementara Paraguay adalah lokasi markas Federasi Sepakbola Amerika Latin (CONMEBOL).
\”Kami punya chemistry yang sangat baik, dan saya rasa apa yang kami lihat di sini, bukan hanya hari ini, tapi juga seluruh babak kualifikasi, kami bisa belajar banyak hal,\” kata Idzes. \”Saya rasa ini pengalaman yang sangat bagus bagi kami, dan kami bisa mengambil banyak hal dari pengalaman ini, mencoba berkembang, dan mencoba lolos ke Piala Dunia berikutnya. Ya, begitulah,\” tegasnya.
Laga Arab Saudi vs Irak
Arab Saudi dan Irak tinggal memainkan satu laga krusial lagi setelah kompak menjadikan Timnas Indonesia sebagai tumbal utama di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Satu laga krusial yang akan dijalani Arab Saudi dan Irak akan menentukan negara mana yang berhak lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 dari Grup B di ronde keempat pada babak Kualifikasi. Jika merujuk pada jadwal yang dirilis AFC, Arab Saudi dan Irak akan saling bertanding pada Rabu (15/10/2025) kick-off jam 01.45 WIB.
King Abdullah Sports City akan menjadi saksi sejarah duel Arab Saudi vs Irak memperebutkan tiga poin kemenangan. Siapapun tim yang memenangkan laga tersebut, entah Arab Saudi ataupun Irak, salah satu negara tersebut dipastikan bakal mengamankan status juara di Grup B.
Berbekal status tersebut, baik Arab Saudi maupun Irak, otomatis berhak mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia dari ronde keempat. Sementara, tim yang kalah otomatis hanya bisa menempati peringkat kedua di klasemen akhir Grup B ronde keempat.
Peringkat kedua di ronde keempat artinya tim tersebut terpaksa harus menunda kelolosannya ke Piala Dunia 2026. Dan negara yang menempati peringkat kedua di klasemen akhir ronde keempat, bakal melanjutkan perjuangannya di ronde kelima.
Di ronde kelima, tim yang menyelesaikan posisi runner-up di Grup B, akan dipertemukan dengan negara yang menempati peringkat runner-up juga dari Grup A. Siapapun yang memenangkan laga di ronde kelima yang digelar dua leg, maka negara tersebut akan bertanding di play-off, sebelum berhak tampil di putaran final Piala Dunia 2026.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.