Babak Pertama yang Tegang dan Dinamis
Pertandingan antara Irak dan Indonesia dalam babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 berlangsung dengan tensi tinggi. Meski skor masih imbang 0-0 hingga turun minum, timnas Indonesia tampil percaya diri dan agresif di Stadion Kota Olahraga Raja Abdullah, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Garuda Kuasai Permainan Sejak Awal
Tim asuhan Patrick Kluivert langsung menekan sejak menit pertama. Kombinasi Thom Haye, Ricky Kambuaya, dan Dean James di lini tengah membuat Indonesia tampil dominan dalam penguasaan bola dengan 58%.
Di menit ke-9, peluang pertama Indonesia datang lewat sepakan keras Thom Haye dari luar kotak penalti, namun bola melenceng ke kanan gawang. Tak lama, Mauro Zijlstra juga hampir membuka skor setelah menerima umpan akurat, tapi tembakannya melebar tipis.
Statistik mencatat Indonesia lebih banyak melakukan tembakan (7 berbanding 2) dan lebih efektif dalam membangun serangan lewat 83% akurasi operan. Garuda juga menciptakan satu peluang besar (big chance), namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Kartu Kuning Warnai Permainan Garuda
Meski tampil menekan, disiplin Indonesia sedikit terganggu di menit-menit akhir babak pertama. Calvin Verdonk mendapat kartu kuning di menit 41 setelah melanggar pemain Irak. Tak lama kemudian, Ricky Kambuaya juga diganjar kartu kuning di menit 44 akibat tekel terlambat.
Wasit asal Tiongkok, Ning Ma, memimpin jalannya laga dengan ketat dan tak ragu memberi peringatan pada pemain yang bermain keras.
Pertahanan Solid dan Dominasi Tengah
Lini belakang yang dikomandoi Jordi Amat Idzes dan Rachmat Irianto Ridho tampil disiplin. Mereka sukses mematahkan upaya serangan Irak yang hanya mencatatkan xG (expected goals) 0.03, jauh lebih rendah dari Indonesia yang mencapai 0.59.
Penampilan impresif Marc Paes di bawah mistar juga memberi rasa aman, meski Irak belum mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.
Menunggu Gol di Babak Kedua
Meski skor masih 0-0, performa Indonesia di babak pertama patut diapresiasi. Tim Garuda menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal penguasaan bola dan kreativitas serangan. Irak sendiri tampak berhati-hati, mencoba memanfaatkan celah lewat serangan balik cepat yang masih bisa diantisipasi.
Jika Indonesia mampu menjaga ritme dan mengontrol emosi di babak kedua, peluang mencuri poin atau bahkan meraih kemenangan perdana melawan Irak terbuka lebar.
Ringkasan Statistik Babak Pertama:
- Skor: Irak 0-0 Indonesia
- Penguasaan bola: 42% – 58%
- Tembakan: 2 – 7
- Kartu kuning: Irak 0 – Indonesia 2
- Peluang besar: Irak 0 – Indonesia 1
- Akurasi operan: Irak 74% – Indonesia 83%
Timnas Indonesia tampil berani dan tak inferior di hadapan Irak. Babak kedua akan menjadi ujian mental dan efektivitas serangan Garuda untuk menorehkan sejarah baru di Kualifikasi Piala Dunia 2026.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.