Pengalaman Seorang Istri Mengenai Program Makan Bergizi Gratis
Seorang istri bernama Ddex Evy menceritakan pengalamannya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Suaminya bekerja sebagai pencuci ompreng di dapur MBG. Menurutnya, meskipun sering menemukan sisa hidangan yang masih layak, mereka tidak pernah mengalami keracunan.
\”Kadang heran sih dengan kejadian keracunan. Jujur, suamiku kerja di bagian cuci ompreng dan sesekali menemukan makanan yang masih layak, dia pun makan. Alhamdulillah tidak ada masalah,\” tulis Evy di akun medsos pribadinya.
Evy berharap pelaksanaan MBG bisa terus berjalan. Ia percaya bahwa program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
\”Hanya Allah yang tahu niat baik dan buruknya manusia. Tapi satu hal yang kupercaya, apa yang mereka tanam itulah yang mereka tuai. Semoga MBG tetap berjalan lancar. Aamiin,\” imbuhnya.
Unggahan Evy mendapat banyak tanggapan dari warganet. Unggahan ini sudah mendapatkan lebih dari 2.800 tanda suka dan 1.300 komentar.
Akun Budi Cahyono menyarankan agar sekolah dan dapur MBG dilengkapi CCTV. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan memasak dan distribusi bisa terpantau dengan baik.
\”Kami merasa aneh dengan kejadian keracunan. Kemungkinan ada yang sengaja supaya program baik ini tidak berjalan. Masa makan basi keracunan, coba orang makan beleketek sehat. Ini ada apa sebenarnya?\” ucapnya.
Peran Presiden RI dalam Program MBG
Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya memastikan program MBG akan terus berjalan. Ia menganggap program ini berjalan sukses meskipun masih ditemukan beberapa persoalan.
\”Anak-anak kita harus cukup makan, maka Makan Bergizi Gratis berjalan terus. Alhamdulillah hari ini sudah hampir mencapai 30 juta penerima manfaat,\” kata Prabowo di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9).
Prabowo juga mendorong perbaikan pengelolaan MBG. Tujuannya adalah agar peristiwa keracunan tidak terulang. Proses memasak hingga distribusi harus dibenahi.
\”Kita kerja keras sekarang. Semua dapur nanti harus dilengkapi alat-alat cuci ompreng yang benar-benar kuat dengan ultra violet atau dengan gas, atau dengan air yang sangat panas. Kemudian juga filter untuk air harus ada, kemudian test kit sebelum dikirim makanan harus ada. Ini segera kita benahi, semua dapur harus ada tukang masak terlatih,\” jelasnya.
Komentar Warganet Terhadap Program MBG
Banyak warganet menyampaikan pendapat mereka tentang program MBG. Beberapa dari mereka menilai bahwa program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang kurang mampu.
Namun, ada juga yang khawatir dengan kualitas makanan yang diberikan. Mereka menyarankan agar pengawasan lebih ketat dilakukan agar tidak terjadi lagi kasus keracunan.
- \”Saya setuju dengan Budi Cahyono, CCTV sangat penting agar semua proses bisa terpantau.\”
- \”Program MBG sangat bagus, tapi perlu diperbaiki pengelolaannya agar aman.\”
- \”Semoga MBG bisa terus berjalan dan membantu banyak anak-anak.\”
Kesimpulan
Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Meski ada tantangan seperti kasus keracunan, pemerintah dan masyarakat bersama-sama berupaya untuk memperbaikinya. Dengan pengawasan yang lebih ketat dan peningkatan kualitas pengelolaan, diharapkan MBG dapat terus berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh rakyat Indonesia.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.