Kafilah STQH Kepri Berlatih di Batam, Siap Berkibar di Kendari

·

·

Persiapan Kafilah STQH Nasional Ke-28 Tahun 2025

Kafilah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mematangkan persiapan untuk mengikuti STQH Nasional ke-28 Tahun 2025 yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Sebagai bagian dari proses pembinaan, para peserta mengikuti Training Center (TC) yang berlangsung di Batam View Beach Resort, Batam.

Kegiatan ini menjadi ajang pemusatan latihan bagi para kafilah terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kepri agar tampil maksimal dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Selama TC, peserta diberikan berbagai materi pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka secara keseluruhan, baik dalam bidang tilawah, hafalan, maupun keahlian lainnya yang berkaitan dengan STQH.

Dalam penutupan kegiatan TC, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembinaan kafilah STQH, mulai dari tingkat desa hingga provinsi. Ia menekankan bahwa TC bukan sekadar rutinitas, melainkan tahapan penting dalam mempertajam kemampuan dan kesiapan mental para peserta.

“Hari ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam persiapan menuju STQH Nasional. Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada LPTQ kabupaten/kota, pemerintah daerah, para pelatih, dan para ahli Al-Qur’an. Insyaallah, upaya dan kerja keras kita akan berbuah hasil terbaik di Kendari nanti,” ujar Ansar.

Gubernur juga menegaskan bahwa kesuksesan di ajang nasional akan sangat bergantung pada perencanaan yang matang, pelaksanaan yang disiplin, serta supervisi yang konsisten. Menurutnya, TC adalah bagian dari ikhtiar untuk menjadi yang terbaik. Jika perencanaannya baik, pelaksanaannya baik, dan pengawasannya baik, maka hasilnya juga akan baik.

Pesan Gubernur: Jaga Keikhlasan, Kekompakan, dan Mental Juara

Dalam kesempatan itu, Ansar juga berpesan kepada para kafilah agar mengikuti STQH dengan niat yang tulus dan semangat kebersamaan. Ia mengingatkan bahwa mental dan fisik yang prima menjadi kunci penting dalam memberikan penampilan terbaik.

“Dasari keikutsertaan ini dengan niat yang ikhlas. Jaga kekompakan, saling mendukung, dan persiapkan mental serta fisik sebaik mungkin. Saya yakin, dengan semangat dan kebersamaan, kita bisa tampil maksimal,” tuturnya.

Ia juga mengimbau para peserta untuk memanfaatkan seluruh sesi latihan selama TC sebagai bekal utama saat tampil di panggung STQH Nasional. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan di tingkat nasional.

“Gunakan waktu latihan dengan sebaik-baiknya. Apa yang dilatih di TC ini harus benar-benar ditampilkan di ajang nasional nanti. Persiapkan diri secara fisik dan mental agar hasilnya memuaskan,” pungkasnya.

Fokus pada Pembinaan dan Kesiapan Mental

Selama TC, peserta tidak hanya diajarkan teknik-teknik dasar dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga diberikan bimbingan tentang cara menjaga kepercayaan diri, mengatur emosi, serta menghadapi tekanan saat tampil di panggung besar. Hal ini sangat penting karena kompetisi nasional akan menuntut kesiapan yang optimal dari segi fisik dan mental.

Para pelatih dan mentor juga memberikan evaluasi terhadap performa peserta, sehingga mereka dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing. Dengan demikian, setiap peserta bisa melakukan perbaikan sebelum hari-H kompetisi.

Selain itu, TC juga menjadi ajang silaturahmi antara peserta, pelatih, dan pengurus LPTQ. Hal ini menciptakan suasana yang kondusif dan saling mendukung, yang sangat penting dalam membangun semangat juang.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, Kepri optimis mampu memberikan penampilan terbaik dalam STQH Nasional ke-28 Tahun 2025. Semangat, kekompakan, dan keikhlasan akan menjadi fondasi utama dalam meraih prestasi yang gemilang.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »