Kalender Jawa Oktober 2025: Pekan Ketiga dengan Weton dan Kalender Hijriah Harian

·

·



JAKARTA, ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah

Pekan ketiga bulan Oktober 2025 masih menjadi momen penting bagi masyarakat yang memegang sistem penanggalan tradisional. Salah satunya adalah Kalender Jawa dan Kalender Hijriah yang digunakan untuk berbagai keperluan adat, spiritual, maupun kehidupan sehari-hari.

Penggunaan Kalender Jawa dalam Kehidupan Masyarakat

Kalender Jawa masih menjadi panduan utama bagi sebagian besar masyarakat di wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Sistem ini tidak hanya digunakan untuk menentukan hari baik, tetapi juga menjadi acuan dalam berbagai ritual adat dan kegiatan spiritual.

Kalender Jawa menggabungkan tiga unsur penanggalan, yaitu Masehi, Hijriah, dan Saka Jawa. Hal ini membuatnya unik dan memiliki makna khusus dalam kehidupan masyarakat Jawa. Salah satu aspek penting dari Kalender Jawa adalah weton, yaitu kombinasi antara hari pasaran (Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi) dengan hari dalam seminggu (Ahad hingga Sabtu). Weton ini diyakini memiliki makna filosofis dan spiritual yang mendalam.

Rincian Kalender Jawa Pekan Ketiga Oktober 2025

Pekan ketiga Oktober 2025 dimulai pada hari Ahad Pahing, 12 Oktober 2025 dan berakhir pada hari Ahad Wage, 19 Oktober 2025. Berikut rinciannya:

  • 12 Oktober 2025 = Ahad Pahing, 20 Bakdomulud 1959 / 20 Rabiul Akhir 1447 H
  • 13 Oktober 2025 = Senin Pon, 21 Bakdomulud 1959 / 21 Rabiul Akhir 1447 H
  • 14 Oktober 2025 = Selasa Wage, 22 Bakdomulud 1959 / 22 Rabiul Akhir 1447 H
  • 15 Oktober 2025 = Rabu Kliwon, 23 Bakdomulud 1959 / 23 Rabiul Akhir 1447 H
  • 16 Oktober 2025 = Kamis Legi, 24 Bakdomulud 1959 / 24 Rabiul Akhir 1447 H
  • 17 Oktober 2025 = Jumat Pahing, 25 Bakdomulud 1959 / 25 Rabiul Akhir 1447 H
  • 18 Oktober 2025 = Sabtu Pon, 26 Bakdomulud 1959 / 26 Rabiul Akhir 1447 H
  • 19 Oktober 2025 = Ahad Wage, 27 Bakdomulud 1959 / 27 Rabiul Akhir 1447 H

Masyarakat Jawa sering menggunakan data ini untuk menghitung neptu hari dan pasaran sebagai dasar dalam menentukan hari baik. Contohnya, dalam pernikahan, pindah rumah, khitanan, atau bahkan memulai usaha. Neptu hari dan pasaran dianggap sebagai petunjuk untuk memastikan keberuntungan dan keselamatan dalam setiap kegiatan.

Peran Kalender Hijriah dalam Kehidupan Keagamaan

Selain Kalender Jawa, Kalender Hijriah juga memiliki peran penting terutama bagi umat Islam. Sistem ini digunakan untuk mengetahui waktu pelaksanaan ibadah sunnah seperti shalat tarawih, puasa, dan peringatan hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan lainnya.

Dengan adanya dua sistem penanggalan ini, masyarakat Jawa bisa menjalani kehidupan secara harmonis, baik secara keagamaan maupun adat istiadat. Penanggalan tradisional ini tidak hanya menjadi alat hitung, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya yang perlu dilestarikan.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »