Kasus Keracunan Spaghetti, MBG Berhenti Beroperasi di SPPG Sei Pelunggut

·

·

Program Makan Bergizi Gratis di SDN 016 Sagulung Mengalami Masalah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan oleh SDN 016 Sagulung, Kota Batam, Kepri, baru saja berjalan selama sebulan dan telah menghadapi masalah serius. Masalah ini terjadi karena adanya kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa.

Keracunan tersebut terjadi setelah beberapa murid mengonsumsi dua suap mi Spaghetti yang disajikan sebagai bagian dari menu MBG. Setelah menyantap makanan tersebut, sebanyak 18 pelajar tiba-tiba merasa mual dan muntah. Kejadian ini memicu kekhawatiran dan kebingungan di kalangan orang tua serta pihak sekolah.

Program MBG di SDN 016 Sagulung berasal dari SPPG Sei Pelunggut yang berlokasi di Sagulung, Kota Batam. SPPG ini melayani sebanyak 10 sekolah, termasuk SDN 016 Sagulung, SMAN 16, dan SDN 2. Namun, akibat kejadian keracunan ini, Pemerintah Kota Batam memutuskan untuk menghentikan operasional SPPG Sei Pelunggut di 10 sekolah tersebut.

Mulai tanggal 29 September 2025 hingga saat ini, operasional SPPG Sei Pelunggut dihentikan sementara. Hal ini dilakukan karena adanya kasus keracunan massal yang dialami 18 siswa SDN 016 Sagulung. Para siswa tersebut bahkan harus dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak dapur SPPG Sei Pelunggut mengenai penyebab keracunan tersebut. Saat dikunjungi, Kepala SPPG sedang sibuk di luar kantor. Sementara itu, staf yang bertugas terlihat enggan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kejadian ini.

Tindakan yang Diambil Oleh Pihak Sekolah

Setelah kejadian keracunan terjadi, pihak sekolah segera mengambil langkah-langkah darurat. Mereka melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan puskesmas untuk memastikan kondisi kesehatan para siswa yang terkena dampak. Selain itu, pihak sekolah juga memberikan informasi kepada orang tua siswa tentang situasi yang terjadi.

Beberapa langkah tambahan juga dilakukan, seperti:

  • Melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh siswa yang menerima makanan dari SPPG Sei Pelunggut.
  • Meminta bantuan dari dinas kesehatan setempat untuk melakukan investigasi terkait penyebab keracunan.
  • Menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua siswa atas kejadian yang tidak diinginkan ini.

Penyebab Keracunan Masih Dicari

Meskipun kejadian keracunan telah terjadi, penyebab pasti dari kasus ini masih dalam proses pencarian. Pihak sekolah dan pihak SPPG Sei Pelunggut diharapkan dapat memberikan jawaban yang jelas dan transparan. Orang tua siswa juga menuntut agar ada tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini.

Selain itu, masyarakat mulai mempertanyakan kualitas makanan yang disajikan oleh SPPG Sei Pelunggut. Mereka khawatir hal ini bisa terjadi lagi di sekolah-sekolah lain yang menggunakan layanan sama. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengadaan dan penyajian makanan di program MBG.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak terkait akan lebih waspada dan menjaga kualitas serta keamanan makanan yang diberikan kepada siswa. Kesehatan dan keselamatan anak-anak adalah prioritas utama, dan segala bentuk kegagalan dalam hal ini harus dihindari.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »