Kronologi Ammar Zoni Diduga Edarkan Narkoba di Rutan, Sikap Eks Irish Bella Jadi Sorotan

·

·

Ammar Zoni Kembali Ditahan Akibat Dugaan Peredaran Narkoba

Ammar Zoni, aktor ternama yang pernah menjadi mantan suami Irish Bella, kembali ditahan setelah ditangkap dalam kasus dugaan pengedaran narkoba. Kejadian ini menunjukkan bahwa masalah narkoba tidak hanya terjadi di luar penjara, tetapi juga di dalamnya. Dugaan kuat menyebutkan bahwa Ammar Zoni terlibat dalam jaringan peredaran narkoba dari balik jeruji rutan.

Awal Terbongkarnya Kasus

Kronologi kasus ini dimulai pada awal Januari 2025 ketika petugas Rutan Kelas I Salemba menemukan narkoba di kamar hunian narapidana. Temuan ini menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk membongkar jaringan peredaran yang dikendalikan dari dalam rutan. Pada 3 Agustus 2025, petugas melakukan razia insidentil dan mencurigai gerak-gerik beberapa narapidana, termasuk Ammar Zoni, yang tampak gelisah dan sering berinteraksi dengan kelompok tertentu.

Kepala Rutan Kelas I Salemba, Wahyu Trah Utomo, menjelaskan bahwa razia tersebut menemukan barang bukti narkotika di kamar salah satu warga binaan. Meskipun peristiwa itu terjadi sebelum dirinya dilantik pada 20 Januari 2025, Wahyu memastikan bahwa semua prosedur penggeledahan telah dilakukan sesuai SOP.

Setelah temuan awal itu, penyidik melakukan pendalaman dan menemukan adanya jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam rutan. Hasil penyidikan mengungkap bahwa Ammar Zoni diduga menjadi penampung utama narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis yang dikirim dari luar rutan.

Penyidikan dan Pelimpahan Tersangka

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Fatah Chotib Uddin, menyebutkan bahwa pelimpahan tersangka dan barang bukti dilakukan pada Rabu (8/10/2025). Total ada enam tersangka dalam kasus ini, termasuk Ammar. Mereka berinisial A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR.

Berdasarkan hasil penyidikan, para tersangka memperoleh Narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis dari tersangka MAA Alias AZ yang mendapatkan narkotika tersebut dari seseorang yang berada di luar Rutan Kelas I Jakarta Pusat Salemba. Seluruh transaksi dilakukan secara tertutup menggunakan ponsel dan aplikasi komunikasi Zangi.

Dalam jaringan ini, Ammar Zoni disebut berperan sebagai penghubung utama antara pemasok luar dan para napi di dalam rutan. Ia menerima barang haram dari luar, lalu menyalurkannya melalui beberapa tangan ke napi lain untuk dijual kembali.

Alasan Ammar Zoni Edarkan Narkoba

Sahabat dekat Ammar, Christopher, akhirnya buka suara terkait kasus ini. Ia menduga Ammar kembali terjerat karena tekanan ekonomi selama di penjara. Menurutnya, sang aktor sempat menjual dua mobil pribadinya dengan total nilai lebih dari Rp500 juta untuk kebutuhan keluarga.

Christopher mengaku kecewa karena Ammar tetap terlibat hal serupa meski sudah dibantu finansialnya. \”Saya sudah bantu semampu saya, biar nanti dia punya pegangan. Tapi kok malah begini lagi,” ucapnya singkat.

Hukuman yang Mengancam

Jika terbukti bersalah, hukuman kali ini diprediksi akan lebih berat. Sebab, tindak pidana dilakukan di dalam lembaga pemasyarakatan — kondisi yang dianggap sebagai unsur pemberat dalam hukum pidana. Ammar Zoni dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun dan maksimal seumur hidup, serta denda hingga Rp10 miliar.

Kesimpulan

Kasus ini menambah panjang daftar pelanggaran hukum Ammar Zoni terkait narkoba. Ia pertama kali ditangkap pada 2017, kemudian 2023, 2024, dan kini kembali tersangkut dalam kasus peredaran narkoba di 2025. Dengan status sebagai residivis dan pelaku di dalam rutan, posisi Ammar kini sangat berat di mata hukum. Ia bukan hanya menghadapi ancaman hukuman panjang, tetapi juga kehilangan kepercayaan publik yang sudah sulit ia pulihkan sejak kasus-kasus sebelumnya.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »