PEMATANGSIANTAR, ASKAI.ID – Top UP Isi Ulang Game Murah
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Pematangsiantar
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberlakukan di SMA Negeri 2 Pematangsiantar, Sumatera Utara, telah berlangsung sejak pekan lalu. Sebanyak 1.106 siswa tercatat sebagai penerima MBG. Meskipun program ini diharapkan dapat memberikan manfaat kesehatan dan nutrisi bagi para siswa, beberapa orangtua tetap membawa bekal makan siang dari rumah atas permintaan anak mereka.
“Anakku enggak mau makan MBG. Katanya enggak enak. Jadi saya antar bekal makan siang dititip di pos satpam,” ujar seorang ibu di kompleks SMA Negeri 2 Pematangsiantar, Jalan Patuan Anggi, Kecamatan Siantar Utara, Rabu (2/10/2025).
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bekal tersebut ada yang diantar langsung oleh orangtua maupun menggunakan jasa ojek online. Bekal mulai berdatangan sejak pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB dan dititipkan di pos satpam.
Beberapa orangtua mengaku sudah terbiasa mengantar bekal sejak diberlakukan sistem lima hari belajar. Ada pula yang memang sejak awal anaknya bersekolah selalu membawakan bekal.
“Sejak kelas satu anakku, saya sudah ngantar makanan menjelang siang. Dia sekarang kelas tiga. Kalau ada MBG dia kadang makan, kadang tidak,” kata seorang ibu yang datang dengan sepeda motor.
Penjelasan dari Wakil Kepala Sekolah
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 2 Pematangsiantar, Amos Panggabean, menjelaskan bahwa program MBG mulai berjalan sejak 24 September 2025. Sampai saat ini, kata Amos, tidak ada penolakan dari orangtua siswa terhadap MBG. Jika ada siswa yang tidak memakannya, makanan tersebut biasanya diberikan kepada teman.
“Jumlah penerima MBG 1.106 siswa dari kelas sepuluh dan dua belas. Karena mungkin nasinya sedikit, ada orangtua yang bawa bekal untuk anaknya. Bekal itu dititipkan di pos, tapi jumlahnya tidak banyak,” ujar Amos.
Pembagian MBG dilakukan saat jam istirahat mulai pukul 12.45 WIB hingga 13.45 WIB. Untuk mengantisipasi makanan yang tidak layak konsumsi, pihak sekolah lebih dulu melakukan pengambilan sampel dan pemeriksaan.
Selain itu, Unit Kesehatan Siswa (UKS) juga dipersiapkan apabila ada siswa yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi MBG.
“Untuk mengantisipasi makanan yang tidak layak kami buka dulu. Kalau sejauh ini tidak ada siswa yang mengeluh. Semua makanannya habis,” ucapnya.
Menu yang Disajikan dalam MBG
Adapun menu MBG yang disediakan SPPG dalam ompreng terdiri dari nasi putih, telur dadar, sepotong buah, sayuran, dan tahu goreng.
Amos menambahkan, pada pekan pertama siswa sempat menuliskan catatan kesan mereka usai menyantap MBG.
“Minggu pertama MBG mereka buat semacam notes kesan-kesan. Tapi kami bilang supaya tidak dibuat lagi karena bisa mengotori omprengnya,” kata Amos.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.