Peluang Mengkilap PGEO dan BREN di Tengah Perubahan Energi

·

·

Potensi Besar Sektor Energi Panas Bumi di Indonesia

Pengembangan sektor energi panas bumi di Indonesia menawarkan prospek yang sangat menjanjikan, terutama dengan komitmen pemerintah untuk beralih dari energi fosil ke energi bersih sebagai sumber utama pembangkit listrik. Dalam dokumen Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, PT PLN (Persero) sebagai offtaker menargetkan bauran Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) pada 2034 menjadi 5.157 megawatt (MW), jauh melebihi kapasitas saat ini yang hanya 133 MW.

Potensi energi panas bumi di Tanah Air mencapai 29.544 MW, namun pemanfaatannya baru sebesar 4,9% atau 1.438,5 MW. Hal ini membuka peluang besar bagi emiten-emiten yang memiliki portofolio di sektor tersebut seperti PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), PT Barito Renewable Energy Tbk. (BREN), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA).

Prospek Keuangan yang Solid

Menurut pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, kondisi ini memberi peluang besar bagi perusahaan-perusahaan tersebut. PGEO, misalnya, tengah menggarap 19 proyek berkapasitas 530 MW dengan nilai investasi hingga Rp87 triliun. Secara bertahap, pendapatan dan EBITDA perusahaan akan meningkat seiring penambahan kapasitas terpasang menuju target 1,7 GW pada 2034.

Sementara itu, BREN melalui Star Energy Geothermal sudah mengoperasikan hampir 1 gigawatt (GW) kapasitas panas bumi dan menjadikannya salah satu pemain terbesar di dunia. Skala usaha yang besar dan ekspansi berkelanjutan memberi peluang bagi BREN untuk mencatat pertumbuhan pendapatan yang lebih agresif.

DSSA, meskipun bisnis utamanya masih dominan dari batu bara, ekspansi ke sektor energi baru terbarukan, termasuk panas bumi, berpotensi menjadi diversifikasi jangka panjang yang dapat memperkuat valuasi.

Persepsi Investor dan Kinerja Saham

Ekspektasi kinerja keuangan yang solid dalam jangka panjang juga menggerakkan persepsi investor. Menurut Hendra, ekspektasi jangka panjang ini cukup kuat untuk menjadi daya tarik. Selain itu, pemerintah telah menegaskan komitmen transisi energi melalui target EBT dan dukungan anggaran ratusan triliun, sementara PLN sebagai offtaker siap menyerap produksi listrik dari panas bumi. Hal ini memberi kepastian pasar dan mengurangi risiko serapan energi yang kerap menghantui sektor EBT.

Dengan tren global menuju ekonomi rendah karbon, saham-saham emiten panas bumi berpotensi menjadi pilihan strategis bagi investor jangka panjang.

Di lantai bursa, DSSA sejak awal tahun melejit 183,51% ke Rp104.900 per penutupan perdagangan Kamis (2/10/2025). Sementara, PGEO tumbuh 44,92% year to date ke Rp1.355. Sedangkan, harga BREN turun 1,08% ke Rp9.175 walaupun secara grafik harganya mulai merangkak naik setelah sempat jatuh di level Rp4.250.

Analisis Teknikal dan Target Harga

Hendra menjelaskan, secara teknikal PGEO mulai menarik ketika menembus level Rp1.375 dengan target ke Rp1.620. Sedangkan BREN masih solid di atas MA20 dengan target terdekat Rp10.000, dan DSSA punya pola swing menarik dengan target harga di Rp120.000.

Sentimen positif inilah yang berpotensi mendorong harga saham mereka ke level lebih tinggi.

Tantangan yang Harus Diperhatikan

Meski ada peluang dan ekspektasi tinggi, tantangan tetap ada. Biaya investasi panas bumi relatif tinggi karena butuh eksplorasi, pengeboran, hingga pembangunan infrastruktur sehingga arus kas perusahaan berisiko tertekan sebelum proyek menghasilkan listrik.

Faktor regulasi dan perizinan yang kompleks bisa memperlambat realisasi proyek. Risiko teknis dari eksplorasi sumur panas bumi juga cukup tinggi yang bisa membuat proyek gagal mencapai kapasitas optimal. Selain itu, volatilitas kurs rupiah terhadap dolar AS juga bisa mempengaruhi pembiayaan proyek, mengingat mayoritas belanja modal menggunakan mata uang asing.

Oleh karena itu, meski prospek panas bumi dalam jangka panjang sangat menjanjikan, investor tetap perlu mencermati aspek manajemen risiko dan kapasitas pendanaan emiten.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »