Pengecekan Fakta: Drone Anka-S Turki Tiba di RI?

·

·

Drone Anka-S Buatan Turki Tiba di Indonesia, Ini Fakta dan Penjelasan Lengkap

Sebuah foto yang beredar luas di media sosial menunjukkan sebuah drone yang terparkir di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam foto tersebut, drone itu tampak tertutupi oleh para personel TNI Angkatan Udara yang sedang berfoto bersama. Narasi di media sosial menyebutkan bahwa drone tersebut adalah jenis Anka-S buatan Turki.

Menurut cuitan dari akun X, drone Anka-S yang merupakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) tipe Male telah tiba di Indonesia. Foto-foto yang diambil saat Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) mengunjungi Lanud Supadio pada 24 September 2025, meskipun sebagian dikaburkan dan tidak disebutkan secara eksplisit dalam rilis pers, mengungkap keberadaan sistem tersebut.

Pembelian drone sebagai salah satu alutsista menjadi topik perbincangan publik. Terlebih, drone elang hitam jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) buatan PT Dirgantara Indonesia (DI) masih dalam uji coba terbang. Namun, tren pertempuran di udara kini semakin mengandalkan drone yang dapat dikendalikan jarak jauh.

Apakah benar drone yang muncul dalam foto tersebut adalah jenis Anka-S buatan Turki?

KSAU Benarkan Drone Jenis Anka-S Sudah Tiba di Indonesia

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal M. Tonny Harjono, ia mengakui bahwa drone jenis Anka-S sudah tiba di Tanah Air pada Jumat, 26 September 2025. Drone buatan Turki ini sedang dalam proses tes terbang. Ia juga menjelaskan bahwa kedatangan drone tersebut sesuai dengan jadwal pengadaan.

\”Drone Turki bagus. Kemarin saya cek (drone) sudah datang di Pontianak. Terus sekarang masih dalam proses test flight. Semuanya sesuai dengan schedule,\” kata Tonny pada Senin kemarin.

Kontrak pengadaan drone tempur buatan Turkish Aerospace dilakukan saat Presiden Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI pada Februari 2023.

Kemhan Melakukan Pembelian 12 Unit Drone Anka Jenis S pada 2023

Pembelian drone jenis Anka S mencapai 12 unit. Hal ini pernah diungkap oleh Kementerian Pertahanan melalui akun media sosialnya pada 2023 lalu. Nilai transaksi pembelian pesawat canggih ini mencapai US$300 juta atau setara dengan Rp4,5 triliun.

Drone jenis Anka S memiliki panjang awak sekitar 8,6 meter, lebar sayap 17,5 meter, dan tinggi 3,25 meter. Alutsista ini mampu melesat hingga kecepatan 88 knot dengan ketahanan di udara selama 30 jam dan daya angkut mencapai 350 kilogram. Berat keseluruhan drone ini mencapai 1.700 kilogram. Kemhan juga menyatakan bahwa 12 pesawat nirawak ini dapat dilengkapi dengan konfigurasi perangkat dan beberapa senjata yang mumpuni dalam pertempuran.

\”Drone Anka tidak hanya memiliki banyak kemampuan, namun juga dapat dilengkapi rudal atau bom sehingga efektif mengurangi risiko korban prajurit dalam pertempuran,\” tulis akun @Kemhan_RI.

Pembelian Drone Dilakukan untuk Tiga Matra TNI

Mengutip siaran pers Turkish Aerospace, 12 drone tersebut akan dikirimkan dalam tiga sistem, yaitu 6 UAV untuk TNI Angkatan Udara, 3 UAV untuk TNI Angkatan Darat, dan 3 UAV untuk TNI Angkatan Laut. Penandatanganan kesepakatan telah dilakukan sejak 2 Februari 2023 lalu.

Kesepakatan ini juga memuat program offset dan transfer teknologi kepada industri dan universitas dalam negeri, dilanjutkan dengan konten lokal untuk perakitan akhir dan MRO.

Kesimpulan: Keberadaan Drone Anka-S Buatan Turki Benar-Benar Ada di Indonesia

Berdasarkan konfirmasi dari KSAU dan informasi dari Kemhan, keberadaan drone Anka-S buatan Turki di Indonesia benar-benar nyata. Drone tersebut sudah tiba di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, dan sedang dalam proses pemeriksaan serta uji coba terbang. Pembelian drone ini dilakukan untuk memperkuat tiga matra TNI, yaitu TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Laut.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »