Peringatan Dini Hujan Lebat di Flores Timur 11-13 Oktober 2025

·

·

Musim Kemarau Masih Berlangsung di NTT

Kepala Stasiun Meteorologi Eltari Kupang, Sti Neno\’tek, menyampaikan bahwa saat ini wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berada dalam masa musim kemarau. Meski beberapa hari terakhir terjadi hujan di sejumlah daerah, kondisi tersebut belum merata dan tidak menandakan perubahan musim.

\”Kondisi sekarang masih musim kemarau. Memang beberapa hari ini terjadi hujan di beberapa wilayah di NTT. Tetapi belum merata. Untuk wilayah yang masuk musim hujan dahulu adalah wilayah Manggarai hingga Manggarai Barat bagian Timur. Musim hujan diperkirakan akan mulai pada bulan Oktober ini,\” jelas Sti Neno\’tek melalui pesan seluler, Sabtu 12 Oktober 2025.

Peringatan Dini Periode 11 – 13 Oktober 2025

Wilayah NTT saat ini masih berada dalam musim kemarau, meskipun terdapat aktivitas gelombang Equatorial Rossby di wilayah tersebut. Kondisi ini dapat memicu terjadinya hujan ringan hingga sedang yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di beberapa wilayah.

Selain itu, melemahnya Monsun Australia di wilayah Barat Laut Benua Australia memberikan pengaruh terhadap musim kemarau yang belum merata. Hal ini memicu penguatan faktor lokal dan regional di wilayah NTT, yang berdampak pada peningkatan aktivitas pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah NTT.

Peringatan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini memiliki potensi tinggi untuk menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Cuaca di NTT

Beberapa faktor alami memengaruhi kondisi cuaca di NTT. Gelombang Equatorial Rossby yang aktif di wilayah ini berperan dalam pembentukan awan hujan. Selain itu, pergerakan Monsun Australia juga turut mempengaruhi distribusi curah hujan di wilayah NTT.

Perubahan iklim global juga turut berkontribusi terhadap ketidakstabilan cuaca di NTT. Wilayah yang biasanya masuk musim hujan seperti Manggarai dan Manggarai Barat bagian Timur, kini mengalami pergeseran waktu musim hujan. Hal ini menunjukkan adanya perubahan pola iklim yang perlu dipantau lebih lanjut.

Langkah Pencegahan dan Mitigasi

Untuk mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama dalam melakukan langkah pencegahan dan mitigasi. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Peningkatan sosialisasi tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.
  • Penyediaan sumber daya untuk pemadam kebakaran di daerah rawan.
  • Pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara dibakar.

Perkembangan Cuaca Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, perkiraan cuaca di NTT menunjukkan kemungkinan terjadinya hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah. Namun, curah hujan yang tidak merata tetap menjadi ancaman utama. Masyarakat diharapkan tetap memperhatikan informasi cuaca dari stasiun meteorologi setempat.



Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »