Kuningan Gagal Masuk 10 Besar Popda XIV Jabar
Kontingen Kabupaten Kuningan dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV Jabar tahun 2025 di Kota Bandung hanya mampu menempati posisi ke-13 dari 27 kabupaten dan kota peserta. Meskipun Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar menargetkan masuk 10 besar, hasil yang diraih hanya sebatas posisi papan tengah.
Kontingen yang diperkuat oleh ratusan atlet dan official berhasil mengumpulkan total 25 medali, terdiri dari 6 medali emas, 10 medali perak, dan 9 medali perunggu. Posisi ini tidak jauh berbeda dengan hasil Popda XIII Jabar tahun 2023, yang juga menempati posisi ke-13 besar.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Asep Budi Setiawan menyatakan bahwa para atlet telah berjuang maksimal. Ia menilai pencapaian ini sebagai hasil yang optimal mengingat kondisi yang ada. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan prestasi di masa depan.
Atlet Berprestasi dari Kabupaten Kuningan
Beberapa atlet unggulan dari Kabupaten Kuningan berhasil meraih medali emas dalam berbagai cabang olahraga. Di antaranya adalah:
- Raya Shakila Andini dari cabang atletik di nomor Lompat Tinggi Putri
- Mutiara Anindiya Putri dari cabang atletik di nomor Lontar Martil Putri
- Dimas Dwi Andika dari cabang atletik di nomor Lempar Lembing Putra
- Danil Ardiansyah dari cabang atletik di nomor Lempar Cakram Putra
- Muhammad Gilang Baskar dari cabang atletik di nomor Lompat Tinggi Putra
- Viona Aqila Syafa dari cabang beladiri Tarung Derajat di Kelas 51-55 kg Putri
Selain itu, 10 medali perak diraih oleh atlet-atlet berikut:
- Marcel Raditya Putra di nomor 400 meter Gawang Putra
- Dhea Putri Khoerunisa di nomor Lempar Cakram Putri
- Dhiyaul Kamillah Maryatna di nomor Lontar Martil Putri
- Abbil Fadzira Putra Nafisya di nomor Lempar Cakram Putra
- Marcel Raditya Putra di nomor 110 meter Gawang Putra
- Serly Sucittaparaz di nomor 100 meter Gawang Putri
- Auliya Putri Khoerunisa di nomor Lempar Lembing Putri
- Muara Elfaz di nomor Lompat Tinggi Putra
- Via Manick Hidayati di nomor Kelas 63 kg Putri (tinju)
- Mahira Azzahra Mardianto di nomor Kelas 41-43 kg Putri (tarung derajat)
Sementara itu, 9 medali perunggu dipersembahkan oleh:
- Muhammad Fathan Sayuti di nomor 5000 meter Jalan Cepat Putra
- Hawa Aulia Samsudin di nomor 400 meter Gawang Putri
- Hafid Dwi Andika di nomor Lompat Jangkit Putra
- Dani Putra Sihombing di nomor Kelas 59 Putra (taekwondo)
- Rifa Aprilia di nomor Lempar Lembing Putri
- Syahdan Bangkit Persada di nomor Jurus Tunggal (pencak silat)
- Nabila Nurchalisa di nomor Kelas 49-52 kg Putri (tarung derajat)
- Briyan Kresna Lukita di nomor Kelas 61-65 kg Putra (tarung derajat)
- M. Farel Al Fawwaz di nomor Seni Tunggal Putra (tarung derajat)
Evaluasi dan Langkah Perbaikan
Menurut Asep Budi Setiawan, pencapaian peringkat ke-13 adalah hasil maksimal dari kondisi yang ada. Ia menilai bahwa ada tiga hal yang perlu diperbaiki agar prestasi atlet dapat lebih meningkat di masa depan. Pertama, pembinaan atlet usia pelajar yang belum maksimal. Ia menyarankan adanya program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan di tingkat sekolah maupun klub.
Kedua, keterbatasan sarana prasarana. Menurutnya, fasilitas dan tempat latihan yang representatif sangat penting untuk mendukung performa atlet. Terakhir, minimnya kompetisi berjenjang. Ia menilai perlu rutin diadakan kejuaraan atau liga pelajar di tingkat kabupaten agar atlet muda memiliki jam terbang dan mental bertanding yang lebih baik.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.