Rossi Kecewa Belum Bisa Jajal Mandalika, Meski Pernah Menang Telak Saat Sakit Parah

·

·

Valentino Rossi, legenda balap yang dikenal dengan julukan \”The Doctor\”, mengunjungi Indonesia menjelang seri MotoGP Indonesia yang akan digelar akhir pekan ini. Ia menyampaikan rasa senangnya terhadap dukungan yang diberikan oleh para penggemarnya di Tanah Air.

Rossi tiba di Indonesia pada malam hari Senin (29/9/2025) untuk mengikuti rangkaian acara bersama timnya, Pertamina Enduro VR46, di Jakarta. Juara dunia sembilan kali itu turut serta dalam peluncuran livery khusus bagi VR46 yang akan berlaga di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (5/9/2025).

Sayangnya, Rossi belum pernah berlomba di Mandalika. Hal ini disebabkan karena tepat setahun sebelum sirkuit dengan panjang trek 4,3 km tersebut siap menjadi tuan rumah MotoGP, Rossi menutup kariernya sebagai pembalap MotoGP.

\”Saya sudah pernah merasakan balapan di Indonesia sangat lama di Sentul pada 1996-1997,\” ujar Rossi di Senayan Park, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Meski begitu, pembalap yang kini banting setir ke disiplin balap mobil ketahanan ini tetap memiliki kenangan indah dengan Indonesia. Dalam penampilan terakhirnya pada 1997, Rossi berhasil memenangkan balapan 125cc, kategori yang kini berubah menjadi Moto3.

Rossi menunjukkan penampilan dominan hingga dapat melakukan atraksi wheelie di lap terakhir dan melambaikan tangan kepada penonton. Selebrasi konyol yang menjadi ciri khas The Doctor muncul di Sentul. Saat itu, Rossi baru berusia 18 tahun dan naik ke podium dengan kepala dibalut perban untuk mentertawakan kemalangan yang dialami.

Jelang tampil di Indonesia saat itu, Rossi mengalami kecelakaan sepulang dari pesta perayaan gelar juara 125cc di kampung halamannya di Tavullia. Mobil Porsche yang ditumpangi Rossi dan ayahnya mengalami kecelakaan tunggal dalam perjalanan ke rumah di Montecchio.

Penampilan Rossi di Indonesia sempat diragukan karena kondisinya menurun hingga sulit berbicara dan muntah-muntah. Namun, Dokter Claudio Costa yang merupakan \’tabib\’ tersohor di MotoGP pada zamannya berhasil memulihkan kondisinya.

Setelah itu, Rossi rutin mengunjungi Indonesia, namun hanya untuk acara peluncuran tim dan sponsor atau sekadar berlibur. Rossi kecewa karena tidak sempat berlomba di Mandalika yang sebenarnya direncanakan siap untuk balapan MotoGP pada musim terakhirnya.

\”Malangnya lagi, saat MotoGP mulai digelar di Lombok, itu justru tahun pertama saya pensiun. Jadi, itu menjadi kekecewaan besar bagi saya,\” ujar Rossi.

Kini menjadi pembina bagi Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio di tim VR46, pria berumur 46 tahun itu mengharapkan hasil bagus akhir pekan ini. VR46 memiliki catatan oke karena selalu meraih finis lima besar dalam balapan Sprint dan Grand Prix di Mandalika dalam dua edisi terakhir.

Pencapaian impresif bahkan dialami VR46 pada Sprint GP Indonesia 2023 ketika Luca Marini dan Marco Bezzecchi mempersembahkan podium ganda dengan finis ke-2 dan ke-3.

\”Bagi kami pekan ini menjadi balapan istimewa musim ini selain Misano,\” ucap Rossi.

\”Jadi ini menjadi balapan kandang kedua bagi kami di Indonesia dengan motor spesial dan livery spesial.\”

\”Ini perpaduan warna kuning tim kami berpadu dengan warna bendera Indonesia, merah putih sehingga motornya menjadi luar biasa.\”

\”Kami berharap bisa kompetitif akhir pekan ini dan pembalap kami bisa cepat dan meraih hasil di atas,\” tambah sang legenda.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »