Tak Disangka, Bahaya Oversharing dan Penyebabnya

·

·

Memahami Bahaya Oversharing dan Cara Menghindarinya

Ketika menghadapi suatu masalah, mungkin Bunda membutuhkan seseorang yang bisa dipercaya untuk mendengarkan. Namun, penting untuk diketahui bahwa terlalu banyak berbagi informasi atau oversharing juga tidak dianjurkan karena bisa berisiko.

Oversharing adalah tindakan mengungkapkan informasi pribadi secara berlebihan, biasanya melebihi batas yang dianggap pantas atau perlu. Hal ini bisa berupa berbagi informasi secara berlebihan dengan teman di media sosial, pasangan, atau bahkan orang asing. Tidak semua orang menyadari bahwa mereka sedang melakukan hal ini, terutama ketika merasa kewalahan di tengah masa stres atau trauma.

Beberapa penyebab seseorang oversharing antara lain:

  • Mencari perhatian dan dukungan

    Terkadang, seseorang oversharing tentang putus cinta, perceraian, masalah di tempat kerja, penyakit, atau kehilangan orang terkasih. Ini bisa menjadi bentuk permohonan bantuan, di mana mereka mencari nasihat atau terapi informasi dari siapa pun yang bisa mereka ajak bicara.

  • Efek kalkulus privasi

    Seseorang mempertimbangkan potensi risiko privasi terhadap manfaat atau imbalan yang diantisipasi saat memutuskan apakah akan mengungkap informasi seperti preferensi, perilaku, atau data sensitif kepada orang lain. Studi menunjukkan bahwa pengguna media sosial lebih fokus pada manfaat daripada risikonya.

  • Menavigasi gangguan mental

    Penelitian menunjukkan bahwa oversharing di dunia maya berkaitan dengan kecemasan, keinginan mencari perhatian, dan kecanduan media sosial. Orang-orang sering menggunakan media sosial untuk mengatasi rasa kesepian dan menjalin hubungan pertemanan secara daring.

  • Efek disinhibisi online

    Posting informasi pribadi secara aman dari balik layar, alih-alih mengungkapkannya secara langsung, secara signifikan mengurangi hambatan, yang menyebabkan seseorang oversharing. Efek ini merupakan hasil dari kemampuan untuk tetap relatif anonim, yang memungkinkan seseorang memisahkan tindakan daring mereka dari identitas kehidupan nyata.

Bahaya Dari Oversharing

Jika Bunda bicara terlalu banyak, kepada orang yang salah, di tempat yang salah, hal tersebut bisa menyebabkan suasana sangat canggung. Bunda bisa kehilangan teman dan mengakibatkan dampak negatif lain yang biasanya tidak disadari oleh orang yang terlalu banyak berbagi hingga semuanya terlambat. Pengungkapan pribadi memicu respons emosional yang lebih tinggi. Semakin banyak berbicara, semakin banyak filter yang hilang dan semakin besar juga kemungkinan untuk berbagi lebih banyak lagi.

Tips Menghindari Oversharing

Menyadari hal ini tentunya akan membantu Bunda menetapkan batasan untuk diri sendiri dan menghindari dampak negatif yang berkepanjangan. Berikut beberapa hal yang perlu diingat:

  • Dengarkan lebih banyak daripada berbicara

    Fokus pada pendengaran daripada berbicara. Ini membantu mengurangi risiko oversharing.

  • Kenali lingkungan sekitar

    Banyak hal yang sebaiknya tetap di luar topik di tempat kerja dan lingkungan lain. Jauhkan gosip pribadi dari ruang profesional.

  • Kenali pendengar Bunda

    Pahami siapa yang diajak bicara dan tujuan percakapan tersebut sebelum mengatakan sesuatu yang berisiko.

  • Kurangi informasi jika teman-teman mulai bercanda

    Jika teman-teman mulai bercanda tentang seberapa banyak yang Bunda bagikan, segera kurangi informasi yang dibagikan.

  • Pertimbangkan bagaimana perasaan Bunda setelah berbicara

    Sebelum berbicara, pikirkan bagaimana perasaan Bunda setelahnya.

  • Tarik napas dalam-dalam dan perlahan

    Menenangkan pikiran dan tubuh serta fokus menjadi pendengar yang baik.

Cara Menghadapi Kecanggungan

Canggung ketika oversharing tentunya sering terjadi. Berikut beberapa kalimat yang dapat Bunda sampaikan untuk mencairkan suasana:

  • Validasi percakapan, lalu ganti topik

    Contoh: “Pernikahan itu sulit, kita semua punya masa-masa sulit, hal menyenangkan apa yang kamu lakukan?”

  • Kenali sifat percakapannya

    Apakah ini teman yang hanya butuh waktu untuk curhat? Atau ini pelanggaran yang tidak nyaman? Kemudian, Bunda dapat merespons dengan mengakhirinya jika perlu.

  • Hargai orang lain

    Jika privasi orang lain dilanggar, jelaskan bahwa Bunda tidak nyaman membicarakannya. Atau, jika sedang berkumpul, menjauh dengan santai, “Ada yang mau minum?”



Ternyata Melihat Foto Pasangan Bisa Redakan Stres dan Nyeri



Psikolog Harvard Ungkap 7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan EQ Rendah



Ramai soal Ghosting Vs Closure dalam Hubungan, Mana Lebih Baik?

Nah, itulah penjelasan tentang bahaya dan penyebab seseorang oversharing. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »