Waspada! Polusi Udara Picu Risiko Demensia

·

·

Polusi Udara dan Dampaknya pada Kesehatan Otak

Selama ini, polusi udara sering dikaitkan dengan masalah kesehatan pernapasan atau gangguan paru-paru. Namun, ternyata dampaknya bisa jauh lebih serius dari yang kita bayangkan. Penelitian menunjukkan bahwa polusi udara tidak hanya berdampak pada tubuh bagian luar, tetapi juga dapat memengaruhi fungsi otak dan meningkatkan risiko terkena demensia.

Apa Itu Penyakit Demensia?

Demensia adalah gangguan penurunan fungsi otak yang membuat ingatan, cara berpikir, dan komunikasi menjadi terganggu hingga menghambat aktivitas sehari-hari. Penyebabnya bisa bervariasi, mulai dari penyakit Alzheimer, masalah pembuluh darah akibat stroke atau diabetes, hingga kebiasaan hidup yang tidak sehat. Penderitanya sering mengalami kesulitan dalam mengingat, berpikir, dan berkomunikasi.

Polusi Udara Bisa Picu Demensia Lewy Body

Riset terbaru menemukan kaitan antara polusi udara dengan risiko demensia, khususnya tipe Lewy Body. Partikel berbahaya bernama PM2,5 yang berasal dari asap kendaraan, industri, hingga kebakaran hutan ternyata bisa masuk ke paru-paru, aliran darah, bahkan sampai ke otak. Analisis terhadap lebih dari 56 juta data pasien di AS menunjukkan bahwa paparan tinggi PM2,5 meningkatkan risiko demensia Lewy Body hingga 12% dan demensia terkait Parkinson sebesar 17%. Temuan ini menjadi alarm serius bahwa udara kotor tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga kesehatan otak.

Gejala Awal Demensia yang Perlu Diketahui

Demensia biasanya dimulai dari hal-hal kecil, seperti mudah lupa saat mencerna informasi baru, bingung saat harus mengambil keputusan, atau kesulitan merangkai kata saat berbicara. Seiring waktu, tanda-tanda lain bisa muncul seperti perubahan sikap tanpa alasan jelas, bingung dengan waktu atau tempat, hingga kesulitan mengurus aktivitas sehari-hari. Penting untuk mengenali gejala awal agar bisa segera dilakukan pencegahan atau pengobatan.

Langkah Pencegahan yang Efektif

Dengan menjaga kualitas udara dan menerapkan pola hidup sehat, kita bisa menurunkan risiko penyakit ini sekaligus melindungi kesehatan otak di masa depan. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

  • Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor yang menghasilkan emisi berbahaya
  • Memastikan lingkungan rumah bersih dan ventilasi cukup
  • Meningkatkan konsumsi makanan bergizi yang kaya akan antioksidan
  • Melakukan olahraga secara rutin untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan

Selain itu, penting untuk tetap waspada terhadap kebiasaan kecil yang bisa berisiko menyebabkan demensia. Misalnya, studi menunjukkan bahwa mengupil bisa meningkatkan risiko demensia jika dilakukan secara berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan diri dan menghindari kebiasaan yang tidak sehat.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang polusi udara dan dampaknya pada kesehatan otak, kita bisa lebih proaktif dalam melindungi diri dan orang-orang terdekat. Dengan melakukan tindakan preventif sejak dini, kita bisa meminimalkan risiko demensia dan menjaga kesehatan otak untuk masa depan yang lebih cerah.


Leave a Reply

ASKAI NEWS | Kupon kode diskon: NOVEMBERAIN Selama bulan November.

Nonton Streaming Anime (Askai Anime) di AINIME.ID


 

Translate »